Empat Pelaku Pembunuhan Juragan Kuda Ditangkap Polisi

Kompas.com - 21/06/2017, 10:02 WIB
4 Pelaku Pembunuhan seorang juragan kuda di Desa Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, akhirnya ditangkap polisi. KOMPAS.com/Junaedi4 Pelaku Pembunuhan seorang juragan kuda di Desa Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, akhirnya ditangkap polisi.
|
EditorReni Susanti

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Kasus pembunuhan seorang juragan kuda, Abdul Waris (60) di Desa Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Polman, terungkap.

Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat telah menetapkan empat tersangka sebagai eksekutor maupun aktor di balik pembunuhan tersebut, Selasa (20/6/2017) 

Seperti diketahui, kasus ini dilaporkan sebagai kasus perampokan sadis oleh istri korban, Hajja Nurliah. Namun hasil penyidikan polisi menemukan bukti lain. Korban diduga dibunuh oleh istri pertama dan anak korban karena sakit hati lantaran jarang dinafkahi.

"Empat tersangka itu yakni HN (istri korban), BSM, RHM, ASN," ujar Kapolres Polman AKBP Hanny Andhyka Sarbini.

Hanny mengungkapkan, tersangka utama yang menjadi otak pelaku pembunuhan adalah istri korban dan anaknya.

(Baca juga: Duel dengan Kawanan Perampok, Juragan Kuda Tewas)

 

Pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan polisi yang menemukan banyak kejanggalan saat olah tempat kejadian perkara (TKP), seperti tidak adanya barang acak-acakan di rumah korban. Ditambah keterangan istrinya yang dinilai tidak wajar. 

Kecurigaan polisi semakin kuat saat istri korban tampak gelisah ketika menjalani olah TKP. Apalagi saat uang Rp 16 juta yang diduga hasil penjualan kuda milik korban terjatuh dari gulungan sarung di pinggangnya.

Kapolres membeberkan, pembunuhan ini telah direncanakan. Pembunuh menggunakan balok kayu untuk menghabisi korban.

"Motifnya karena dendam dan sakit hati. Kemudian pelaku menghabisi korban menggunakan benda tumpul. Ini bahkan sudah lama direncanakan. Mei lalu, pelaku juga berusaha meracuni korban namun upayanya gagal," ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni uang tunai Rp 15.450.000, 11 unit telepon seluler, dua unit motor, potongan balok yang digunakan menghabisi korban, pakaian, sprei, dan bantal korban yang masih ada bercak darahnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X