Buru Perampok yang Membunuh Juragan Kuda, Polisi Gerebek Rumah Warga

Kompas.com - 18/06/2017, 09:21 WIB
Sejumlah rumah warga digerebek polisi pasca-insiden perampokan sadis yang menewaskan seorang juragan kuda di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. KOMPAS.comSejumlah rumah warga digerebek polisi pasca-insiden perampokan sadis yang menewaskan seorang juragan kuda di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
|
EditorBayu Galih

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Sejumlah rumah warga di Majene, Sulawesi Barat, digerebek petugas kepolisian yang sedang memburu jejak sekelompok perampok yang menewaskan seorang juragan kuda bernama Abdul Wahid.

Sejumlah rumah dicurigai polisi jadi tempat persembunyian kawanan pelaku.

Usai melakukan olah TKP kedua pasca-peristiwa perampokan pada Sabtu (17/6/2017) dini hari, puluhan aparat kepolisian melakukan penyisiran hingga radius 300 meter, yang dipimpin langsung Kapolres Polewali Mandar dan dibantu TNI.

Sejumlah jejak dan sidik jari diharapkan petugas bisa menjadi petunjuk awal bagi polisi untuk mengetahui ke arah mana pelaku melarikan diri.

"Sejumlah saksi termasuk istri korban juga terus kami periksa untuk mendapatkan keterangan, agar kasus ini bisa terungkap," tutur Kapolres Polewali Mandar AKBP Hanny Andika.

Untuk mengumpulkan keterangan lengkap, polisi kemudian membawa istri korban, Hajja Nur ke Mapolres Polewali Mandar untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Perampokan yang menewaskan Abdul Wahid (60) itu terjadi Sabtu dini hari, saat warga akan makan sahur.

Pengakuan Hajja Nur, ia dan suaminya tidur terpisah di kamar berbeda saat kawanan perampok yang diduga lebih dari satu orang itu menyatroni rumahnya.

Pelaku langsung menyergap masuk ke kamar Wahid yang sedang tidur. Wahid melawan saat berusaha mempertahankan uang puluhan juta rupiah, hasil penjualan kuda hari itu. Namun, Wahid terbunuh dalam duel.

(Baca: Duel dengan Kawanan Perampok, Juragan Kuda Tewas)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Regional
Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Regional
Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X