"Arahan Menko Maritim, Seluruh Persoalan Danau Toba Harus Dipercepat"

Kompas.com - 15/06/2017, 11:25 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung menggelar rapat dengan Direktur BODT, Kamis (15/6/2017) KOMPAS.com/Mei LeandhaWakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung menggelar rapat dengan Direktur BODT, Kamis (15/6/2017)
|
EditorErlangga Djumena

MEDAN, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan upaya percepatan persiapan analisis dampak lingkungan (Amdal) dan izin lingkungan lahan zona otorita di kawasan Danau Toba sebagai bentuk dukungan ditetapkannya kawasan ini menjadi destinasi wisata nasional.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung usai rapat dengan Menko Maritim di Jakarta pada Senin (13/6/2017), langsung menggelar rapat-rapat persiapan yang dihadiri Direktur Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BODT).

"Sesuai arahan Menko Maritim, seluruh persoalan terkait pembangunan Danau Toba harus dipercepat. Makanya kita panggil Dirut BODT langsung, supaya kita ketahui kapan dapat menyiapkan dokumen izin itu, mengajukannya kepada kami biar segera dikeluarkan izinnya,” kata Nurhajizah, Kamis (15/6/2017).

Kepala Bidang Amdal BLH Provinsi Sumut Sugiatno menambahkan, dokumen lingkungan hidup adalah syarat untuk mengeluarkan Amdal. Menurut dia, BODT harus menyerahkan dua dokumen lingkungan terkait pengurusan izin untuk zona otorita di Sibisa, Kabupaten Toba Samosir dan izin lahan zona otorita Taman Bunga Danau Toba di Kabupaten Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan.

“Kami lihat, dua dokumen yang harus dilengkapi itu merupakan dokumen Amdal terpadu, sebab nantinya di dua zona ini akan dilakukan pembangunan yang terkait dengan beberapa instansi di dalamnya,” kata Sugiatno.

Baca juga: Menko Luhut: Tidak Perlu Investor Asing untuk Kembangkan Danau Toba

Dia menyebutkan, dokumen lingkungan hidup memuat secara detail kegiatan apa saja yang akan dilakukan di zona tersebut serta hal lainnya. Sesuai prosedur pengurusan izin lingkungan ini membutuhkan waktu sekitar tiga bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk membuat dokumen ini, pihak BODT dapat melakukan MoU dengan konsultan lingkungan hidup agar dokumen yang diajukan nanti sudah detail dan rinci,” sebutnya.

Sementara itu Direktur BODT Arie Prasetyo mengatakan, sesuai kewenangan yang diberikan pihaknya mengelola lahan zona otorita Sibisa seluas 602 hektar dan zona Taman Bunga seluas 573 hektar.

"Sekitar 1.000-an hektarlah yang jadi kewenangan kami,” ujar Arie.

Pihaknya memerlukan izin lingkungan sebagai syarat dalam penerbitan surat keputusan (SK) perubahan peruntukkan dari hutan produksi yang akan dikonversi menjadi Area Penggunaan Lain (APL). Proses ini harus dilalui mengingat lahan yang digunakan untuk zona otorita adalah lahan hutan lindung.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.