Survei Indo Barometer: Ridwan Kamil Ungguli Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi - Kompas.com

Survei Indo Barometer: Ridwan Kamil Ungguli Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi

Kompas.com - 06/06/2017, 19:09 WIB
Dok Kompas.com Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Dedi Mulyadi

BANDUNG, KOMPAS.com - Lembaga Survei Indo Barometer merilis hasil survei peluang calon Gubernur Jawa Barat 2018 pasca Pilkada DKI Jakarta 2017 terhadap nama-nama potensial yang bakal maju di Pikada Jawa Barat 2018 di Bandung, Selasa (6/6/2017). 

Dalam survei, terdapat 16 nama yang cukup santer bakal maju di Pilkada Jawa Barat 2018. Namun, hanya tiga nama yakni Ridwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi yang diprediksi bersaing ketat. 

"Dari 16 nama, yang menunjukan peningkatan baik elektabilitas maupun popularitas (cukup besar) ada di tiga nama yakni Ridwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi," kata M Qodari, Direktur Eksekutif Indo Barometer dalam paparannya. 

Indo Barometer membuat simulasi dengan menanyakan 800 responden tentang 16 nama  calon gubernur  Jawa Barat 2018.

Hasilnya, Ridwan Kamil menempati urutan teratas dengan 28,6 persen, disusul Deddy Mizwar 18,8 persen dan Dedi Mulyadi 11,5 persen. 

Baca juga: Ridwan Kamil Optimistis Dapat Banyak Dukungan Usai Lebaran

Nama lainnya seperti Dede Yusuf 6,3 persen, Abdullah Gymastiar atau Aa Gym 2,4 persen, Rieke Diah Pitaloka 1,4 persen, Abdy Yuhana 0,4 persen, Tubagus Hasanuddin 0,4 persen, Puti Guntur Soekarno Putri 0,3 persen.

Kemudian Agung Suryamal 0,1 persen, Mochamad Iriawan 0,1 persen, Mochamad Sohibul Iman 0,1 persen, Netty Prasetyani 0,1 persen, Ineu Purwadewi 0,0 persen, dan Sutrisno 0,0 persen.

"Dari tiga nama ini dalam survei sebelumnya pada Februari sampai Maret lalu Ridwan Kamil penilaiannnya naik sebanyak 6,6 persen, lalu Deddy Mizwar 4,7 persen dan Deddy Mulyadi 4,2 persen. Yang menarik  Rieke dan Dede Yusuf justru cenderung turun," sebut Qodari.

Sementara dari segi keterkenalan, Deddy Mizwar dan Aa Gym unggul dari kandidat lainnya. Deddy Mizwar meraih 99 persen dan Aa Gym 94,9 persen. Disusul Desy Ratnasari dengan 94,9 persen, Dede Yusuf 92,4 persen, dan Ridwan Kamil pada 88,8 persen.

Baca juga: Diundang Prabowo Jelang Pilkada Jabar, Apa Syarat untuk Deddy Mizwar?

Persaingan terhadap tiga nama itu masih akan terus terjadi mengingat masyarakat yang belum memutuskan masih mencapai 22,8 persen.

"Tidak memilih 0,3 persen, rahasia 2,0 persen, belum memutuskan 22,8 persen, tidak tahu 3 persen," bebernya.

Lebih lanjut Qodari menjelaskan, 800 orang responden dalam survei yang dilaksanakan di 27 kabupaten kota periode 17-23 Mei 2017 ini memiliki margin of error sebesar + 3,46 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.  

Para responden memilih pemimpin yang berwibawa sebesar13 persen, dekat dengan rakyat 12,3 persen, pintar 11,5 persen, kinerja bagus 9,4 persen dan berpengalaman 8,5 persen.

"Secara umum alasan memilih warga Jabar ini masih sama. Namun alasan wibawa naik dari posisi lima ke satu," katanya.

Baca juga: PAN Beri Sinyal Pasangkan Dedi Mulyadi-Desy Ratnasari di Pilkada Jabar

Kompas TV Seberapa Besar Peluang untuk Diusung di Pilkada Jabar 2018?


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Kurangi Pengeluaran Negara, Gaji Menteri Malaysia Dipangkas 10 Persen

Kurangi Pengeluaran Negara, Gaji Menteri Malaysia Dipangkas 10 Persen

Internasional
Diusir, Dicurigai Teroris, hingga Terpisah dengan Suami, Ibu dan 6 Anaknya Ini Diamankan Dinsos

Diusir, Dicurigai Teroris, hingga Terpisah dengan Suami, Ibu dan 6 Anaknya Ini Diamankan Dinsos

Megapolitan
Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup

Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup

Megapolitan
Ketua Pansus: Harus Ada Pembeda Antara Kriminal Biasa dan Terorisme

Ketua Pansus: Harus Ada Pembeda Antara Kriminal Biasa dan Terorisme

Nasional
Seorang Pria Ditemukan Tewas Dalam Kamar Mandi Hotel

Seorang Pria Ditemukan Tewas Dalam Kamar Mandi Hotel

Regional
Koper Hitam Tak Bertuan di Kepri Bikin Heboh, Isinya Ternyata Kosong

Koper Hitam Tak Bertuan di Kepri Bikin Heboh, Isinya Ternyata Kosong

Regional
Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Kerap Berurusan dengan Polisi

Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Kerap Berurusan dengan Polisi

Nasional
Ingin Perwira Aktif Masuk Kemenko Maritim, Luhut Inisiasi Revisi UU TNI

Ingin Perwira Aktif Masuk Kemenko Maritim, Luhut Inisiasi Revisi UU TNI

Nasional
Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Sebo

Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Sebo

Nasional
Pemprov DKI Resmi Melantik Johan Romadhon sebagai Dirut PD Dharma Jaya

Pemprov DKI Resmi Melantik Johan Romadhon sebagai Dirut PD Dharma Jaya

Megapolitan
Rudal Houthi Hantam Pasar yang Ramai di Yaman, Lima Orang Tewas

Rudal Houthi Hantam Pasar yang Ramai di Yaman, Lima Orang Tewas

Internasional
Sandiaga Imbau Warga Tukar Uang untuk THR di Tempat Resmi

Sandiaga Imbau Warga Tukar Uang untuk THR di Tempat Resmi

Megapolitan
Siap Edarkan 1,1 Kilogram  Sabu, Sepasang Suami istri Ditangkap Polisi

Siap Edarkan 1,1 Kilogram Sabu, Sepasang Suami istri Ditangkap Polisi

Regional
Jaksa KPK: Kontraktor Diminta Uang untuk Biaya Kampanye Calon Gubernur Sultra

Jaksa KPK: Kontraktor Diminta Uang untuk Biaya Kampanye Calon Gubernur Sultra

Nasional
Ini Alasan Pemerintah Tak Ingin Ada Motif Politik dalam Definisi Terorisme

Ini Alasan Pemerintah Tak Ingin Ada Motif Politik dalam Definisi Terorisme

Nasional

Close Ads X