Kompas.com - 02/06/2017, 13:42 WIB
Kompas TV Pesantren Khusus Ini Ajarkan Seni Kaligrafi Al Quran
|
EditorReni Susanti

Kiai Muhlasin mengaku, rasa pesimistis itu muncul karena perbedaan keyakinan antara dirinya dengan pemilik tanah. Selain itu, lokasi tanah yang berada di Jalan Fatmawati Salatiga ini sangat strategis dan bernilai ekonomi tinggi lantaran berada di dekat jalur utama Semarang-Solo.

Namun keraguannya itu akhrinya terbantahkan. Pendeta menyetujui permintaan Kiai Muhlasin.
"Alhamdulillah dilepas dengan harga normal," tandasnya.

(Baca juga: Perjuangan Seorang Ustaz Bangun Pesantren untuk Yatim dan Jompo)

"Tidak apa-apa pak Kiai. Kita sama-sama penggembala," kata Kiai Muhlasin, menirukan ucapan salah seorang pendeta yang ia temui saat itu.

Saat ini, Pesantren Pancasila yang bercorak salafiyah ini telah berkembang dan dikolaborasikan dengan sistem modern. Itu terlihat dengan berdirinya SMK Elektro Pancasila pada 2004 di sebelah selatan asrama putra dan dibukanya Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau setara SMP pada 2008 di sebelah barat asrama putri.

Para alumninya tersebar di berbagai daerah di Indonesia, baik di Jawa maupun luar Jawa seperti Pontianak, Jambi, Lampung, Padang. Para alumninya juga banyak yang telah mendirikan pondok pesantren dengan jumlah santri ribuan orang.

"Tercatat ada 26 pesantren yang didirikan para alumni. Di Kabupaten Semarang misalnya, ada pesantren Al Mina dan Nurul Amal di Bandungan, di Jambi ada pesantren Al Inayah Jambi itu punya 2.000 santri sekarang," ucapnya.

Tidak hanya nama pondok saja yang nasionalis, Kiai Muhlasin mengajarkan sikap, pandangan dan ajaran Islam yang washatiyah (moderat) dan Islam rahmatan lil'alamin. Tak heran pesantren ini kerap dikunjungi para pejabat, mulai dari bupati, wali kota, gubernur, hingga menteri.

"Mudah-mudahan keberadaan Ponpes Pancasila bisa membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi masyarakat. Hanya Pak Presiden saja yang belum kesini," kelakar Kiai Muhlasin.

 (Judul dan isi artikel ini diubah atas keterangan tambahan dari narasumber.)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.