Lagi, Seorang Bocah Hilang di Laut Selatan

Kompas.com - 05/05/2017, 19:49 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian Rizal Bin Urun Mugiarto (10), siswa kelas 5 SD yang hilang di  lepas Pantai Kemiren, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (5/5/2017) KOMPAS.com/IstimewaTim SAR Gabungan melakukan pencarian Rizal Bin Urun Mugiarto (10), siswa kelas 5 SD yang hilang di lepas Pantai Kemiren, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (5/5/2017)
|
EditorFarid Assifa

CILACAP, KOMPAS.com - Laut Selatan kembali memakan korban. Setelah sebelumnya seorang nelayan dikabarkan tenggelam awal pekan lalu, kali ini seorang anak bernama Rizal Bin Urun Mugiarto (10), warga Jalan Tupai, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, dilaporkan hilang di Pantai Kemiren, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pelajar kelas lima SD tersebut hilang terseret ombak saat berenang di pantai tersebut, Jumat (5/5/2017) sekitar pukul 13.20 WIB.

Baca juga: Bermain Air, Turis Belanda Terseret Ombak Pantai Indrayanti

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan, kejadian bermula saat korban tengah asyik berenang bersama temannya, Fendiawan (10) dan Zaki (8).

Baru sepuluh menit berenang, tiba-tiba datang ombak yang cukup besar datang dan korban langsung terseret ke laut lepas.

Melihat korban tenggelam, kedua temannya langsung berteriak meminta pertolongan kepada Sudir (45), seorang nelayan yang kebetulan berada tidak jauh dari tempat kejadian. Namun sayang, korban sudah terseret cukup jauh, sehingga Sudir dan warga sekitar tidak dapat menyelamatkannya.

“Warga baru melaporkan kepada petugas dari Polairud (Polisi air dan udara) Cilacap. Tidak lama setelah itu, Basarnas dan SAR gabungan segera berkoordinasi untuk menggelar operasi SAR,” kata Mulwahyono.

Baca juga: Mandi di Laut, 5 Wisatawan Terseret Ombak Sejauh 2 Km di Gunungkidul

Hingga berita ini ditemukan, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Untuk sementara pencarian kami hentikan dulu sampai besok. Namun di sekitar lokasi dari pihak keluarga korban dan masyarakat sekitar masih stand by,” ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pasien Covid-19 yang Sembuh : Corona Tak Hanya Kematian, tapi Ada Kehidupan di Dalamnya

Pengakuan Pasien Covid-19 yang Sembuh : Corona Tak Hanya Kematian, tapi Ada Kehidupan di Dalamnya

Regional
Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X