200 Buku untuk Komunitas Baca Hikayat Tanah Hitu di Maluku Tengah

Kompas.com - 29/04/2017, 22:49 WIB
Sebanyak 200 buku bacaan didonasikan kepada komunitas Hikayat Tanah Hitu yang ada di Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Donasi diserahkan langsung Store Manager Gramedia Ambon, Muhamad Guntur, kepada pengelola Lapak Baca Barakate di taman baca komunitas tersebut, Sabtu (29/4/2017). KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattySebanyak 200 buku bacaan didonasikan kepada komunitas Hikayat Tanah Hitu yang ada di Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Donasi diserahkan langsung Store Manager Gramedia Ambon, Muhamad Guntur, kepada pengelola Lapak Baca Barakate di taman baca komunitas tersebut, Sabtu (29/4/2017).
|
EditorCaroline Damanik

AMBON, KOMPAS.com - Sebanyak 200 buku bacaan didonasikan kepada komunitas Hikayat Tanah Hitu yang ada di Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Ratusan buku bacaan itu diserahkan langsung Store Manager Gramedia Ambon, Muhamad Guntur, kepada pengelola Lapak Baca Barakate di taman baca komunitas tersebut, Sabtu (29/4/2017).

Pemberian bantuan buku-buku itu juga ikut disaksikan Public Relation Gramedia, Azas Rifai, yang sengaja berkunjung ke Ambon untuk melihat taman baca tersebut.

Lapak baca Barakate sendiri selama ini dikelola oleh anggota komunitas Hikayat Tanah Hitu yang terus berupaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat di desa tersebut.

“Jumlah buku yang kami serahkan ini ada sekitar 200 buah buku bacaan. Jadi ada komik, buku anak-anak buku pengetahuan dan lainnya,” kata Guntur kepada Kompas.com di taman baca tersebut.

KOMPAS.com/Rahmat Rahman Patty Sebanyak 200 buku bacaan didonasikan kepada komunitas Hikayat Tanah Hitu yang ada di Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.
Guntur berharap, dengan bantuan ratusan buku tersebut warga setempat, khususnya generasi muda, dapat lebih meningkatkan minat baca, dan juga mampu memberikan inspirasi dan pengetahuan kepada masyarakat di desa itu.

“Harapannya bisa meningkatkan minta baca bukan saja untuk anggota komunitas tapi juga semua masyarakat di sini. Semoga dengan buku ini bisa memberikan informasi dan pengetahuan sekaligus bisa menginspirasi masyarakat disini untuk lebih gemar membaca,” harapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan pemberian bantuan ratusan buku tersebut, lanjut Guntur, masyarakat Desa Hitu bisa memiliki banyak pilihan untuk membaca buku yang disediakan.

Sementara itu, pengelola Lapak Baca Baraket yang juga salah satu pendiri komunitas Hikayat Tanah Hitu, Halid Pellu menuturkan, pihaknya senang karena dengan bantuan itu, koleksi buku bacaan yang ada semakin bertambah.

“Senang, bangga, dan senang sekali. Ini bentuk perhatian besar dari Gramedia kepada kami, dan kami sangat berterima kasih karena selama ini Gramedia begitu peduli terhadap kami, tentu kepercayaan ini akan kami jaga,” tuturnya.

(Baca juga: Kisah TKW Hongkong yang Mendirikan Taman Bacaan)

 

 

Kompas TV Perahu Disulap Jadi Taman Baca



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X