Kompas.com - 27/04/2017, 19:33 WIB
Salah seorang warga terpaksa berjalan di badan jalan lantaran area pedestrian di kawasan Pasar Baru Kota Bandung penuh ditempati PKL. KOMPAS. com/DENDI RAMDHANISalah seorang warga terpaksa berjalan di badan jalan lantaran area pedestrian di kawasan Pasar Baru Kota Bandung penuh ditempati PKL.
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) masih menjadi persoalan yang belum mampu dientaskan Pemerintah Kota Bandung di bawah pimpinan Ridwan Kamil dan Oded M Danial.

Dari data Dinas UMKM Kota Bandung merujuk pada hasil pendataan Bappeda tahun 2015, tercatat ada 22.000 PKL di Kota Bandung.

Kepala Dinas UMKM Kota Bandung Priana Wirasaputra mengatakan, hingga tahun 2017 dari 22.000 PKL itu baru sekitar 1.350 yang sudah direlokasi.

"Idealnya semua harus dibina baru 1.350 PKL (yang sudah direlokasi) di 2017. (Di antaranya) PKL Cihampelas 192, Kosambi 30, Tamansari 30, dan Ujungberung 100," ujar Priana saat ditemui dalam acara rapat evaluasi penataan dan pembinaan PKL di Hotel Savoy Homann, Kamis (27/4/2017).

(Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Heran Cihampelas Lebih Dahulu Ditata daripada Cicadas)

Priana mengakui hingga kini Pemkot Bandung belum memiliki rancangan kerja yang komprehensif dalam penataan PKL di Kota Bandung. Hal itu pun menjadi salah satu penghambat lambannya penataan PKL di Kota Bandung.

"Dimaksudkan dalam rapat evaluasi ini adalah rancangan secara komprehensif penataan PKL di Kota Bandung itu perlu diakui kita belum punya," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial menyoroti buruknya koordinasi di internal Satgasus PKL Kota Bandung. Menurut dia, pembinaan di lingkungan aparatur sipil negara Pemkot Bandung perlu diperbaiki untuk mengejar target penataan PKL di penghujung masa kerjanya.

"Setelah di tahun ke 4 bekerja, nampaknya yang perlu dievaluasi yang paling masih buruk adalah koordinasinya. Kerja kita kerja tim, kolektif antar SKPD. Setiap rapat dengan saya, habis rapat manggut-manggut dengan apa yang diamanatkan," ucapnya.

"Tapi kadang-kadang ketika implementasi di lapangan, yang hadir paling banyak adalah (dinas) UMKM sendiri, yang lainnya kurang. Yang paling prihatin kekuatan koordinasi kita sebagai Satgasus, sampai urusan anggaran pun ada yang lupa," tambah Oded dalam pidatonya.

(Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Akui Sulit Tuntaskan Masalah PKL)

Sebab itu, ia meminta agar tim Satgasus PKL harus bekerja maksimal termasuk dalam urusan rapat koordinasi antar SKPD. Bahkan, Oded pun mengancam akan memberi sanksi terhadap pegawai yang mangkir dalam rapat.

"Kalau rakor jangan asal-asalan kirim orang agar kita punya pemahaman yang sama. Kalau ada yang letoy, memble, catat ke saya biar kita bina sekalian," tegasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.