Kompas.com - 14/04/2017, 07:05 WIB
Dalam upaya mempertemukan komunitas-komunitas di Indonesia, Kompasiana sebagai media yang mewadahi jurnalisme warga akan menggelar pesta komunitas se-Indonesia. Acara bertajuk Indonesia Community Day (ICD) yang pertama ini akan digelar pada 13 Mei 2017 di Plasa Pasar Ngasem, Yogyakarta. Dok KompasianaDalam upaya mempertemukan komunitas-komunitas di Indonesia, Kompasiana sebagai media yang mewadahi jurnalisme warga akan menggelar pesta komunitas se-Indonesia. Acara bertajuk Indonesia Community Day (ICD) yang pertama ini akan digelar pada 13 Mei 2017 di Plasa Pasar Ngasem, Yogyakarta.
EditorAmir Sodikin

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi merangkul berbagai komunitas yang ada di seluruh lapisan masyarakat Indonesia, Kompasiana akan menggelar kegiatan bertajuk Indonesia Community Day pada 13 Mei mendatang. Bagi Anda yang ingin mengikuti acara ini, pendaftarannya sangatlah mudah.

COO Kompasiana, Iskandar Zulkarnaen, mengatakan, ada tiga kategori yang bisa mendaftar di sini, yakni peserta individu, relawan, serta komunitas.

"Untuk proses daftarnya sangat mudah, tinggal masuk ke microsite Indonesia Community Day kemudian pada bagian kanan atas ada pilihan daftar. Nanti siapa saja yang berminat ikut serta bisa mendaftarkan diri sesuai kategori masing-masing," ujar Iskandar dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (14/4/2017).

Berdasarkan informasi tertulis pada halaman microsite Indonesia Community Day, setiap kategori berbeda-beda tanggal dan jangka waktu pendaftarannya.

Bagi pendaftar peserta individu, pendaftaran dimulai sejak tanggal 1 April hingga 13 Mei 2017. Sebanyak 1.000 pendaftar pertama akan mendapatkan merchandise berupa buff eksklusif ICD.

Bagi pendaftar sebagai peserta individu, nantinya pendaftar akan mendapat email bukti nomor peserta yang wajib dibawa saat acara berlangsung sebagai syarat yang harus ditunjukkan saat registrasi ulang pada hari pelaksanaan.

Berbeda dengan peserta individu, bagi Anda peserta yang ingin mendaftarkan komunitas Anda di kegiatan ini, pendaftaran komunitas dibuka mulai tanggal 1 hingga 21 April 2017. Setelah itu, panitia akan melakukan seleksi pada komunitas yang terdaftar.

Seleksi ini dilakukan pada 22 hingga 24 April 2017 dan komunitas terpilih akan mendapatkan satu booth (gerai) di Indonesia Community Day yang bisa digunakan untuk berbagai aktivitas. Komunitas yang ingin mendaftar harus mengunduh formulir rencana kegiatan komunitas terlebih dahulu. Formulir ini juga tersedia di halaman microsite pendaftaran ICD.

Selain itu, Kompasiana juga membuka pendaftaran untuk relawan. Tentu saja karena acara ini memiliki skala yang besar dan luas, maka Kompasiana pun membutuhkan tenaga relawan yang akan terlibat dan ikut serta dalam kepanitiaan untuk menyukseskan keberlangsungan kegiatan ini.

Bagi Anda yang ingin terlibat menjadi relawan, pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 hingga 21 April 2017 mendatang, dan tentunya pendaftar relawan ini juga akan diseleksi oleh panitia.

Baca juga: "Kompasiana" Gelar Pesta Komunitas Se-Indonesia


Tema "Inspiraksi"

Indonesia Community Day (ICD) pertama ini akan mengangkat tema "Inspiraksi". Dalam kegiatan ini akan menampilkan serta melibatkan sejumlah komunitas yang ada di Indonesia yang memiliki ketertarikan pada bidang tertentu. Nantinya, komunitas-komunitas ini akan memberikan edukasi pada masyarakat sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Dalam kegiatan ini akan ada sebanyak 20 komunitas yang akan terlibat. Bukan hanya komunitas, acara ini pun dibuka untuk masyarakat umum yang ingin berpartisipasi.

Acara ini ditargetkan untuk menghadirkan sekitar seribu peserta. Para peserta terdiri dari komunitas di seluruh Indonesia dan warga Yogyakarta dan sekitarnya.

"Pesertanya bisa siapa saja dan terbuka. Semua boleh datang dan bisa saling mengenal komunitas juga bisa bergabung. Konsep ICD ini adalah wadah komunitas mengekspresikan dirinya baik antar komunitas atau ke masyarakat keseluruhan," lanjut Iskandar.

Acara ini akan memfokuskan pada interaksi antara komunitas ke komunitas dan komunitas ke masyarakat, sehingga diharapkan muncul sebuah tukar menukar ide dan juga hiburan yang dipersembahkan para pegiat komunitas.

Dalam ICD 2017 ini, juga akan ada pemberian penghargaan kepada komunitas yang paling inspiratif dan berkontribusi nyata untuk masyarakat. Penghargaan ini akan diberikan pada satu komunitas umum (non Kompasiana) dan satu komunitas yang terdaftar di Kompasiana. (Yudha Pratomo, Tim Kompasiana)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.