Polisi Periksa 8 Pengikut Jenderal NII di Garut

Kompas.com - 05/04/2017, 05:27 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Garut memeriksa delapan pengikut jenderal Negara Islam Indonesia (NII) yang mengajarkan pemahaman shalat menghadap ke timur di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Sekarang sedang melakukan pemeriksaan, statusnya mereka masih sebagai saksi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Hairullah, kepada wartawan di Garut, Selasa (4/4/2017).

Ia menuturkan, proses pemeriksaan hukum tersebut terkait kasus Wawan Setiawan (53) yang mengaku dirinya sebagai jenderal NII dan mengajarkan pengikutnya untuk shalat ke arah timur di Kecamatan Pakenjeng.

Kepolisian, lanjut dia, melakukan proses hukum terhadap penyebar dan pengikut ajaran tersebut karena sudah mengarah pada tindakan makar serta penyimpangan.

"Ke arah sana (makar)," kata Hairullah.

Baca juga: Selain di Jakarta, Aksi Makar Diduga Akan Dilakukan di Kota-kota Ini

Ia menyampaikan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lainnya sehingga dalam kasus tersebut belum ada orang yang ditahan.

Polisi juga, lanjut dia, akan memeriksa orang yang mengaku jenderal NII dan menyebarkan paham beda dari ajaran Islam pada umumnya.

"Nanti yang bersangkutan Wawan akan diperiksa juga," katanya.

Selain memeriksa pengikut ajaran tersebut, kata Hairullah, pihaknya juga meminta keterangan dari Kepala Desa Tegal Gede, Kartina Ernawati.

Polisi memeriksa delapan orang itu terkait laporan aktivitas ibadah shalat menghadap ke arah timur juga masalah mendirikan NII.

"Pengakuan mereka umumnya hanya mengikuti perintah Wawan yang mereka sebut sebagai jenderal," katanya.

Baca juga: MUI Garut Kembali Gelar Pertemuan dengan DI Fillah/NII



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

Regional
Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X