Kompas.com - 20/03/2017, 11:34 WIB
Aliansi Mahasiswa Papua saat menggelar aksi demo di depan konjend Amerika, Denpasar Robinson Gamar Aliansi Mahasiswa Papua saat menggelar aksi demo di depan konjend Amerika, Denpasar
|
EditorErlangga Djumena

DENPASAR, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Bali menggelar aksi demontrasi di depan konsulat jendral (Konjen) Amerika Serikat di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar pada Senin (20/3/2017).

Kedatangan mereka untuk menyatakan sikap menolak keberadaan PT Freeport di tanah Papua.

Sebelum menggelar demo mereka melakukan longmarch dari parkir timur lapangan Renon Denpasar. Massa aksi terlihat mengenakan atribut khas Papua. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap keberadaan PT Freeport di Papua.

Mereka juga membawa pamflet bertulis "Freeport wajib merehabilitasi lingkungan", "Freeport datang manusia - alam Papua hilang", "biarkan kami menentukan pilihan kami".

(Baca juga: Imigrasi: 115 Pekerja Asing Tinggalkan Freeport)

 

Dalam orasinya, kordinator aksi Gidion Logo mengatakan, selama 51 tahun Freeport di Papua tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Limbah PT Freeport Dibuang sembarang, tanah kami hanucur, manusia juga hancur perlahan," ucap Gidion.

Karena itu sudah saatnya Freeport angkat kaki dari tanah Papua.

(Baca juga: Tak Hanya soal Bisnis Tambang, Freeport Dinilai Punya Segudang Dosa )

Sementara Kordinator AMP Nipson Murib dalam orasinya mengatakan, aksi mereka adalah aksi damai. Tidak ada kepentingan apapun di balik aksi ini, hanya memperjuangkan nasib rakyat dan tanah Papua.

"Saat Freeport masuk alam rusak. Kami hidup dari bercocok tanam bukan dari emas," kata Murib.

Dia menyebut, di tanah Papuan juga terjadi intimidasi pada masyarakat lokal. Hutan jadi rusak akibat eksplorasi tambang dan limbah. Aksi ini berjalan di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian yang sudah berjaga-jaga sejak pagi di depan Konjen Amerika. 

Baca juga: Pemerintah dan Freeport Disebut Merampas Hak Tanah Adat Suku Amungme

Kompas TV Persipura dikabarkan terancam tidak dapat mengikuti liga 1.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.