Panwas Bantah Hentikan Kasus Dugaan Politik Uang oleh Wali Kota Batu

Kompas.com - 24/02/2017, 05:19 WIB
Suasana Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Kota Batu oleh KPU Kota Batu, Kamis (23/2/2017) KOMPAS.com / Andi HartikSuasana Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Kota Batu oleh KPU Kota Batu, Kamis (23/2/2017)
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Kota Batu, Salma Safitri membantah pihaknya menghentikan kasus dugaan politik uang yang di lakukan oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

Salma mengatakan, pihak panwas sudah melakukan pemeriksaan dan hasilnya sudah disampaikan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

"Semua kami sudah proses sesuai prosedur. Tidak ada satupun yang dilewati," katanya seusai mengikuti Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Kota Batu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu, Kamis (23/2/2017).

Baca juga: KIPP Jatim Ancam Laporkan Panwas Kota Batu Terkait Pelanggaran Kode Etik

Salma mencatat, ada 15 pelanggaran selama pelaksanaan tahapan pilkada. Termasuk dengan adanya laporan soal dugaan politik uang oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dalam acara temu warga di Dusun Sumbersari, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji.

Dalam kasus dugaan politik uang itu, Salma menyebut sudah memeriksa sejumlah saksi dan dinyatakan ada pelanggaran.

"Ada pelanggaran. Panwas menemukan bukti dan kesaksian. Dan, menyampaikannya di Sentra Gakkumdu," jelasnya.

Terkait dengan adanya sejumlah pihak yang ingin melaporkannya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), pihaknya tidak mempermasalahkannya. Salma mengaku siap jika dipanggil oleh DKPP.

"Kami menghormati seluruh upaya hukum yang dilakukan paslon. Tugas panwas mengikuti seluruh prosedur. Termasuk jika ada panggilan DKPP," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu, Rochani menanggapi santai rencana upaya melaporkannya ke DKPP. Ia mengaku siap mempertanggungjawabkan semua pelaksanaan tahapan pilkada.

"Kita lihat aja dulu. Tapi Insyaallah KPU itu sudah siap mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukan," ungkapnya.

Baca juga: Tiga Saksi Paslon Tolak Hasil Pilkada Kota Batu

Saksi pasangan calon nomor urut 1 Rudi-Sujono menyebut akan melaporkan KPU dan Panwas Kota Batu ke DKPP terkait pelanggaran kode etik selama penyelenggaraan tahapan pilkada.

Sementara itu, hasil rekapitulasi Pilkada Kota Batu menunjukkan pasangan calon nomor urut 2 Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso unggul dengan perolehan 51.754 suara dari total suara sah sebanyak 116.124 suara.

Dewanti yang merupakan istri dari wali kota Batu saat ini Eddy Rumpoko unggul telak dari tiga pasangan calon lainnya.

Hasil itu ditolak oleh tiga pasangan calonnya. Tiga saksi dari pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Batu kompak tidak menandatangitangani hasil rekapitulasi oleh KPU Kota Batu.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Regional
Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Regional
Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Regional
Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Regional
Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Regional
Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Regional
Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Regional
Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Regional
Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Regional
Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Regional
Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X