Kompas.com - 14/02/2017, 14:00 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memeriksa mendaraan operasional Satpol PP di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (14/2/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memeriksa mendaraan operasional Satpol PP di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (14/2/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil merekrut sekitar 350 Linmas untuk membantu kinerja petugas Satpol PP di Bandung.

Hal itu terungkap saat pria yang kerap disapa Emil ini memimpin apel bersama ratusan petugas Satpol PP dan Linmas di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (14/2/2017).

Emil berharap keberadaan linmas mampu meringkankan beban tugas Satpol PP Kota Bandung yang baru berjumlah 378 petugas.

"Mengawali semangat awal tahun untuk mengingatkan harga mati Bandung yang tertib, kondusif selama 2017. Jumlah Satpol PP yang PNS kan sedikit, maka kita tambahi dengan Linmas. Alhamdulillah Linmas dengan segala dinamikanya ada sekitar 350 orang yang disepakati dewan dengan Satpol PP untuk menjadi tugas tambahan," ungkap Emil.

Dia mengatakan, Linmas tersebut berfungsi sebagai pagar betis untuk menjaga lokasi yang telah steril agar bebas dari pedagang kaki lima secara permanen.

"Teorinya kepada Satpol PP yang sudah menertibkan dia pagar betis di situ, ikuti arahan saya. Sehingga tidak muncul, ditertibakan, hilang, datang lagi, kan riweuh tidak berkesudahan. Jadi Satpol PP itu kayak Kopasusnya dia melakukan operasi di mana-mana, dijaga oleh Linmas yang 350 itu dengan floating sehingga tidak ada lagi cerita PKL datang lagi," tuturnya.

Emil menjelaskan, jadwal tugas Satpol PP dan Linmas di Bandung cukup berat. Sebagai kota wisata dan ibu kota Provinsi Jawa Barat, Satpol PP dan Linmas harus selalu bersiaga bahkan saat akhir pekan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selain kotanya sendiri tadi punya tanggung jawab sebagai ibu kota, dan wisata. Maka Sabtu-Minggu itu hari paling sibuk bukan libur, kalau mau istirahat mungkin bisa di hari Senin-Selasa. Tapi yang paling 'riweuh' itu Sabtu-Minggu," ujarnya.

Pada dasarnya, lanjut Emil, integritas aparat di lapangan bergantung pada sikap dari komandan. Sebab itu, dia pun menitip kepada pimpinan di Satpol PP agar rajin turun ke lapangan untuk memantau kinerja petugas dan menjaga kondusivitas kota.

"Maka kuncinya ada di komandan, kalau komandan tegas bawahannya tegas. Intinya kalau Bandung ingin aman ini komandan ini banyak di lapangan setiap malam harus standby. Bandung ini kota wisata, ibu kota Jawa Barat jadi tugas Satpol PP ini tugasnya lebih berat tiga kali lipat dibanding kota lain," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X