Kompas.com - 14/01/2017, 14:23 WIB
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com – Dari 20 orang yang diamankan atas kasus perusakan dan pembakaran Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) oleh Polres Bogor, 12 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersanga dan resmi ditahan.

“(Sebanyak) 12 tersangka itu terdiri dari tujuh dewasa dan lima di bawah umur,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus di Bandung, Sabtu (14/1/2017).

Yusri menjelaskan, ketujuh tersangka dewasa yakni MAB (28) seorang guru, MY (28), A (19) pelajar, SB (22) pelajar, W (18) pelajar, AY (22) pelajar, dan MHH (18) pelajar. Sedangkan lima tersangka di bawah umur yakni I, RH, MR, NY, yang berusia 17 tahun dan IF berusia 16 tahun.

“Tersangka di bawah umur tercatat sebagai pelajar. Ke-12 tersangka tersebut terkena pasal 170 KUHP dan atau pasal 187 KUHP,” tuturnya.

(Baca juga: Polisi Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pembakaran Sekretariat GMBI)

Yusri mengungkapkan, pengrusakan dan pembakaran GMBI di Desa Tegal Waru Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor terjadi pada Jumat (13/1/2017) sekitar pukul 03.00 WIB.

Modus penyerangkan, sambung dia, dengan mendobrak gerbang sekertariat GMBI kemudian melakukan pengrusakan terhadap barang bangunan rumah dengan menggunakan batu dan bambu serta melakukan pengrusakan terhadap tanaman yang ada serta melakukan pembakaran terhadap bangunan sekretariat GMBI.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu unit kendaraan roda 2 yang telah hancur terbakar, beberapa buah kursi dan potongan meja bulat kayu yang telah hancur dan terbakar, lalu beberapa potongan bambu yang dipergunakan untuk merusak.

Selain itu, polisi mengamankan beberapa buah pecahan tembok, beberapa batang tanaman yang telah dirusak. Satu buah kap dudukan lampu neon lapangan bulu tangkis yang telah dirusak, beberapa buah batu yang dipergunakan untuk merusak.

“Ada juga meteran listrik yang dirusak, satu buah velg mobil, empat buah hp, batu, dan lain-lain,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.