Pungli Paling Banyak Terjadi di Sektor Pendidikan

Kompas.com - 25/10/2016, 11:43 WIB
Ilustrasi uang SHUTTERSTOCKIlustrasi uang
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com - Kantor Ombudsman Jawa Tengah merilis sektor atau bidang mana saja yang berpotensial menjadi penyumbang kegiatan pungutan liar (pungli).

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Ombudsman Sabarudin Hulu, sektor pendidikan justru paling banyak terjadi di Jawa Tengah. Pungli di sektor tersebut lebih banyak dibanding sektor perizinan maupun penegakan hukum.

"Di Jateng, paling tinggi itu di satuan pendidikan, terutama saat waktu penerimaan peserta didik," kata Sabarudin di Semarang, Selasa (25/10/2016).

Pungli di sektor pendidikan kerap terjadi lantaran para pegawai pendidikan salah menafsirkan antara pungutan dan sumbangan. Sekolah bisa saja menarik sumbangan, namun oleh pihak lain dianggap sebagai pungutan.

Ombudsman pun menerima banyak aduan terkait hal tersebut, hingga sebagian diantaranya telah ditindaklanjuti. Menurut Sabar, kasus pungutan di sektor pendidikan yang ditindaklanjuti berakhir dengan kesalahan pihak sekolah yang menarik pungutan.

"Kalau ditindaklanjuti ada juga yang dikembalikan ke siswa untuk membayar sumbangan sekolah, misalnya Rp 2 juta dikali semua siswa, jumlahnya jadi banyak," tambah Sabar.

Sektor lain yang menjadi mayoritas pungli adalah perizinan dari pemerintah daerah. Usai itu lalu pungli yang ada di penegak hukum meliputi, pengadilan, kejaksaan, kepolisian, termasuk juga lembaga pemasyarakatan.

"Rangking pertama itu memang pemda, lalu pertanahan, dan penegak hukum," imbuhnya.

Untuk mengurangi pungli di sektor pelayan publik, Pemda didorong untuk mengimplementasikan aturan yang ada. Di Jateng, telah ada Peraturan Daerah tentang Pelayanan Publik, dan beberapa kabupaten/kota sedang menyusul pembentukan aturan yang sama. Aturan tersebut didorong untuk disosialisasikan kepada masyarakat.

"Masyarakat harus tahu, apalagi penyelenggarnaya. Selama ini masyarakat masih belum banyak yang tahu,” tambah Sabar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Ditemukannya Mayat Sekretaris yang Hamil di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit, Tubuh Penuh Luka

Kronologi Ditemukannya Mayat Sekretaris yang Hamil di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit, Tubuh Penuh Luka

Regional
7 Pegawai PN Karawang Terdiri dari Staf dan Hakim Positif Corona

7 Pegawai PN Karawang Terdiri dari Staf dan Hakim Positif Corona

Regional
Usai Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dan Keluarga Jalani Tes Usap Covid-19

Usai Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dan Keluarga Jalani Tes Usap Covid-19

Regional
Plt Bupati Cianjur Kecewa Ada Beras Campur Biji Plastik

Plt Bupati Cianjur Kecewa Ada Beras Campur Biji Plastik

Regional
Pegawainya Meninggal karena Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Semarang Hentikan Layanan Tatap Muka

Pegawainya Meninggal karena Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Semarang Hentikan Layanan Tatap Muka

Regional
Usai Ziarah ke Kebumen, 15 Warga Banyumas Positif Covid-19

Usai Ziarah ke Kebumen, 15 Warga Banyumas Positif Covid-19

Regional
'Tak Kuat Menahan Siksaan, Ku Iyakan Semua Tuduhan Polisi'

"Tak Kuat Menahan Siksaan, Ku Iyakan Semua Tuduhan Polisi"

Regional
Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi Periksa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi Periksa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Regional
'Kami Senang Sudah Ada Bensin yang Dijual Murah Sama Seperti di Jawa'

"Kami Senang Sudah Ada Bensin yang Dijual Murah Sama Seperti di Jawa"

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Regional
Banyak ASN Pensiun, Wagub Babel: Hindari Cicilan Utang

Banyak ASN Pensiun, Wagub Babel: Hindari Cicilan Utang

Regional
Suami Perawat Positif Covid–19, Puskesmas Lumpue Parepare Tutup 2 Hari

Suami Perawat Positif Covid–19, Puskesmas Lumpue Parepare Tutup 2 Hari

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Regional
Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Regional
Bos MeMiles Divonis Bebas

Bos MeMiles Divonis Bebas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X