Rp 420 Juta Raib di Tabungan, Eric Hanya Disisakan Rp 400.000

Kompas.com - 06/09/2016, 21:21 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

SURABAYA,  KOMPAS.com - Dua pekan sebelum uang di tabungannya sebesar Rp 420 juta raib pada 15-17 Juni lalu, Eric Priyo Rasetyo (35), mengaku sempat diteror oleh penelepon gelap, yang mengancam keselamatannya. Kata pria yang berprofesi sebagai dokter gigi itu, semula penelepon mengaku dari Bank Danamon, dan meminta kode aktivasi aplikasi mobile banking miliknya, tetapi dia menolak.

"Dengan nomor yang berganti-ganti tapi dengan karakter suara yang sama, penelepon sempat mengancam saya," kata Eric, Selasa (6/9/2016).

Karena merasa terganggu, dia pun pada 15 Juni pergi ke pusat layanan operator seluler di Surabaya, untuk meminta menonaktifkan nomor ponselnya. Namun, setelah nomor ponselnya nonaktif, dana tabungannya di rekening bank berkurang Rp 420 juta.

Baca:  Rp 420 Juta Tiba-tiba Lenyap dari Rekening Bank, Nasabah Protes

"Cuma disisakan Rp 400.000 di tabungan," ujarnya.

Setelah dia bersama kuasa hukumnya melakukan penelusuran, ternyata di waktu yang hampir bersamaan, di pusat layanan perusahaan operator seluler di Jakarta, sedang dilakukan cloning simcard dengan nomor yang sama.

"Inilah yang menjadi pertanyaan, untuk menggandakan kartu nomor telepon kan butuh kartu identitas dan sebagainya, kok bisa di Surabaya diblokir, di Jakarta malah digandakan," jelas kuasa hukum Eric, Nizar Fikkri.

Pihaknya menyayangkan sistem keamanan di Bank Danamon yang bisa membocorkan data nasabahnya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Klien kami juga tidak pernah memberikan kata kunci, nomor telepon, atau kode aktivasi kepada orang lain, karena itu kan data penting, cuma perbankan yang tahu," ujarnya.

Seperti diberitakan, rekening tabungan senilai 420 juta milik Eric lenyap dalam dua hari. Ada transaksi pemindahan nilai tabungan tanpa seizinnya.  Rekening tabungan milik Eric berpindah 10 kali ke sejumlah rekening bank dengan nomor rekening yang berbeda-beda, dan tidak pernah dikenali oleh korban, sejak 5 Juni 2016 pukul 19.41 WIB, hingga 7 Juni pukul 01.21 WIB. Nilainya beragam dari paling besar Rp 100 juta hingga Rp 500.000. Kasus itu sudah dilaporkan ke Polda Jatim, OJK dan BI Surabaya.

Update:Tanggapan Danamon Soal Lenyapnya Rp 420 Juta Milik Nasabah

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Ikan China Rusak Kemudi di Natuna hingga Terapung-apung, Dievakuasi Bakamla

Kapal Ikan China Rusak Kemudi di Natuna hingga Terapung-apung, Dievakuasi Bakamla

Regional
Debat Pamungkas Pilkada Serang: Soal Pelayanan Publik, Ratu Tatu Punya 54 Aplikasi Berbasis Online, Nasrul Siapkan 326 Desa Digital

Debat Pamungkas Pilkada Serang: Soal Pelayanan Publik, Ratu Tatu Punya 54 Aplikasi Berbasis Online, Nasrul Siapkan 326 Desa Digital

Regional
Disuruh Cuci Piring dan Diimingi Uang Rp 10.000, Murid SD Dicabuli Tetangga

Disuruh Cuci Piring dan Diimingi Uang Rp 10.000, Murid SD Dicabuli Tetangga

Regional
Debat Pilkada Pematangsiantar, Paslon Tunggal Bicara Revitalisasi Posyandu hingga Rumah Adat

Debat Pilkada Pematangsiantar, Paslon Tunggal Bicara Revitalisasi Posyandu hingga Rumah Adat

Regional
Kunjungi Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kepala BNPB: Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi

Kunjungi Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kepala BNPB: Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi

Regional
Bos Arisan Bodong Rp 9 M Ditetapkan Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis

Bos Arisan Bodong Rp 9 M Ditetapkan Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Ada Dugaan Korupsi, Kejari Sabang Geledah Kantor Dishub, Amankan Sejumlah Dokumen

Ada Dugaan Korupsi, Kejari Sabang Geledah Kantor Dishub, Amankan Sejumlah Dokumen

Regional
Gubernur Riau dan Istri Punya Komorbid, Satgas Covid-19 Sebut Kondisinya Masih Stabil

Gubernur Riau dan Istri Punya Komorbid, Satgas Covid-19 Sebut Kondisinya Masih Stabil

Regional
Rival Anak Yusril Divonis Bebas dari Dakwaan Pelanggaran Pilkada Belitung Timur

Rival Anak Yusril Divonis Bebas dari Dakwaan Pelanggaran Pilkada Belitung Timur

Regional
Pejabat di Riau yang Positif Covid-19 Bertambah, Kabar Terakhir Kadiskominfotik Riau Juga Sakit

Pejabat di Riau yang Positif Covid-19 Bertambah, Kabar Terakhir Kadiskominfotik Riau Juga Sakit

Regional
Kisah Pilu Dokter Sardjono dan Istrinya, Meninggal Bergiliran karena Covid-19 di Hari yang Sama

Kisah Pilu Dokter Sardjono dan Istrinya, Meninggal Bergiliran karena Covid-19 di Hari yang Sama

Regional
'Pandemi Belum Berakhir, Ini Buktinya, Ada Pasangan Suami Istri Meninggal Bergiliran'

"Pandemi Belum Berakhir, Ini Buktinya, Ada Pasangan Suami Istri Meninggal Bergiliran"

Regional
Polri dan TNI Cegah Politik Uang Jelang Pilkada, Bentuk Tim Patroli hingga Kerja Sama dengan Bank

Polri dan TNI Cegah Politik Uang Jelang Pilkada, Bentuk Tim Patroli hingga Kerja Sama dengan Bank

Regional
Hujan Deras Sebabkab Tanah Longsor di Cianjur, Akses Jalan Kadupandak Putus

Hujan Deras Sebabkab Tanah Longsor di Cianjur, Akses Jalan Kadupandak Putus

Regional
Debat Pamungkas Pilkada Serang, Tatu-Pandji Pamer Prestasi, Nasrul-Eki Bicarakan Pengangguran

Debat Pamungkas Pilkada Serang, Tatu-Pandji Pamer Prestasi, Nasrul-Eki Bicarakan Pengangguran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X