8 Kabupaten di Kalbar Siaga Darurat Kebakaran Lahan

Kompas.com - 24/08/2016, 13:03 WIB
Ilustrasi: asap mengepul dari kebakaran hutan yang berbatasan dengan kawasan konsesi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (15/3/2016). TRIBUN PEKANBARU / MELVINAS PRIANANDAIlustrasi: asap mengepul dari kebakaran hutan yang berbatasan dengan kawasan konsesi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (15/3/2016).
|
EditorErlangga Djumena

PONTIANAK, KOMPAS.com - Sebanyak delapan kabupaten di Kalimantan Barat mengeluarkan status siaga darurat terkait kebakaran hutan dan lahan. Delapan Kabupaten tersebut diantaranya Kabupaten Kapuas Hulu, Sekadau, Mempawah, Sanggau, Kubu Raya, Bengkayang, Landak dan Melawi.

Kepala Bidang Tanggap Darurat dan Logistik BPBD Kalbar, Bosman mengatakan, penetapan status masing-masing kabupaten pada tahun ini lebih awal dibandingkan tahun lalu. Meski sudah delapan kabupaten yang menyatakan status siaga darurat, ada 5 kabupaten/kota lainnya yang saat ini masih dalam proses penetapan status.

"Yang belum atau masih dalam proses penetalan status yaitu Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kota Singkawang, dan Kota Pontianak. sedangkan satu nya lagi yaitu Kabupaten Sambas, karena memang disana BPBD nya belum terbentuk," ujar Bosman, Rabu (24/8/2016).

Sepanjang periode tahun 2016, BPBD Kalbar mengidentifikasi sedikitnya 135 desa yang masuk kategori rawan kebakaran hutan dan lahan.

Desa-desa itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Barat, yaitu Kubu Raya 18 desa, Landak 3 desa, Sintang 34 desa, Mempawah 5 desa, Sanggau 3 desa, Bengkayang 10 desa, Sambas 10 desa, Ketapang 45 desa, dan Kayong Utara 7 desa.

Sementara itu berdasarkan pantauan satelit Modis, terpantau titik panas (hot spot) di Kalimantan Barat pada tanggal 23 Agustus 2016 hingga pembaruan pada 24 Agustus 2016 pukul 07.09 WIB sebanyak 61 titik.

"Saat ini terpantau jumlah titik api terbanyak ada di Kabupaten Sambas sebanyak 18 titik panas," ujar Bosman.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana juga mengerahkan dua unit helikopter yang digunakan untuk melakukan patroli udara dan pemadaman menggunakan teknik water bombing di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disebut Calon Pendamping Cellica di Pilkada Karawang 2020, Acep Jamhuri: Enjoy Aja

Disebut Calon Pendamping Cellica di Pilkada Karawang 2020, Acep Jamhuri: Enjoy Aja

Regional
Curhat Warga Jabar di Daegu Korsel, Minta Ridwan Kamil Kirim Masker

Curhat Warga Jabar di Daegu Korsel, Minta Ridwan Kamil Kirim Masker

Regional
Polisi Buru Anggota KKB yang Hendak Menyandera Guru di Mimika, akan Ditindak Tegas

Polisi Buru Anggota KKB yang Hendak Menyandera Guru di Mimika, akan Ditindak Tegas

Regional
Ratusan Warga Keerom Minta Dana Investasi Sapi Perah Dikembalikan

Ratusan Warga Keerom Minta Dana Investasi Sapi Perah Dikembalikan

Regional
Jejak Sandal Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMP di Gorong-gorong Sekolah

Jejak Sandal Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMP di Gorong-gorong Sekolah

Regional
Protes Pembabatan Hutan Adat, Mahasiswa dan Satpol PP Kericuhan di Kantor Gubernur Maluku

Protes Pembabatan Hutan Adat, Mahasiswa dan Satpol PP Kericuhan di Kantor Gubernur Maluku

Regional
Oknum Polisi Ditangkap Gegara Bawa 1 Kg Sabu di Bandara Juwata

Oknum Polisi Ditangkap Gegara Bawa 1 Kg Sabu di Bandara Juwata

Regional
PGRI Ingin Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Kembali Jadi Guru Setelah Dihukum

PGRI Ingin Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Kembali Jadi Guru Setelah Dihukum

Regional
Joki CPNS di Makassar Ketahuan Setelah Peroleh Skor Tes SKD 408

Joki CPNS di Makassar Ketahuan Setelah Peroleh Skor Tes SKD 408

Regional
Tak Ada Serum Anti Bisa, Polisi yang Digigit Ular saat Evakuasi Banjir Dirujuk ke RSUD Karawang

Tak Ada Serum Anti Bisa, Polisi yang Digigit Ular saat Evakuasi Banjir Dirujuk ke RSUD Karawang

Regional
Bambu Bali Memperindah Taman Harmoni Surabaya, Risma Senang

Bambu Bali Memperindah Taman Harmoni Surabaya, Risma Senang

Regional
Persaingan Geng Antar Sekolah yang Akhirnya Renggut Masa Depan AF...

Persaingan Geng Antar Sekolah yang Akhirnya Renggut Masa Depan AF...

Regional
Seorang Pemuda di Aceh Cabuli Keponakannya di Bawah Umur

Seorang Pemuda di Aceh Cabuli Keponakannya di Bawah Umur

Regional
Ini Motif Ayah Kandung Buang Jasad Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Ini Motif Ayah Kandung Buang Jasad Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Regional
Deni, Hacker Berhati Mulia Belajar Bobol Situs dari YouTube, Ingin Kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara

Deni, Hacker Berhati Mulia Belajar Bobol Situs dari YouTube, Ingin Kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X