PKL Protes karena Akan Digusur, Wakil Wali Kota Malang Minta Maaf

Kompas.com - 05/08/2016, 12:48 WIB
Wakil Wali Kota Malang Sutiaji saat menemui perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang protes karena akan digusur, Jumat (5/8/2016) Kontributor Malang, Andi HartikWakil Wali Kota Malang Sutiaji saat menemui perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang protes karena akan digusur, Jumat (5/8/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang kaki lima di Kelurahan Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur mendatangi Balai Kota Malang, Jumat (5/8/2016). Mereka memprotes kebijakan Pemkot Malang yang hendak melakukan penggusuran.

Sesuai dengan surat peringatan ketiga dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang, penggusuran akan dilakukan pada Senin (8/8/2016) pekan depan.

Sehari sebelum penggusuran, lokasi PKL di pinggir Jalan Raya Sawojajar harus dikosongkan. Ada 30 PKL di lokasi tersebut.

Para PKL menyayangkan adanya surat peringatan ketiga itu. Menurut mereka, Pemkot Malang tidak pernah melakukan sosialisasi tentang adanya penggusuran.

"Sebagai warga asli, saya sangat sakit hati. Kita seperti dibuang, seperti tanpa ada perlindungan," kata Karyawati, salah satu PKL di hadapan Wakil Wali Kota Malang Sutiaji.

Ia mengatakan, menjadi PKL merupakan mata pencaharian utama keluarganya sebab sawah-sawah miliknya sudah dijual dan dijadikan bangunan.

Karena tidak bisa bertani, Karyawati mencari penghasilan lain dengan menjadi PKL. Ia sangat menyayangkan kebijakan Pemkot Malang yang dianggapnya tidak populis.

"Buat apa harta berlimpah kalau masyarakatnya kelaparan. Tanah kita subur, kalau pemerintah benar, kita tidak akan kelaparan," ujarnya.

Menanggapi protes tersebut, Wakil Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan permintaan maaf.

Ia mengaku ada kesalahan terkait surat peringatan ketiga yang dikeluarkan oleh Satpol PP. Surat itu disampaikan tanpa didahului dengan sosialisasi.

"Mungkin pemahaman kebijakan dari Satpol PP tidak sama. Mungkin sudah dianggap melek hukum semua," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Regional
Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Regional
Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Regional
Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Regional
Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Regional
Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Regional
2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

Regional
Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Regional
Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Regional
7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

Regional
Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Regional
Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Regional
Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Regional
Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Regional
Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Tengkoraknya: Perilaku Seks Menyimpang Pelaku hingga Keluarga Tak Yakin

Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Tengkoraknya: Perilaku Seks Menyimpang Pelaku hingga Keluarga Tak Yakin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X