Kompas.com - 05/08/2016, 07:03 WIB

CIREBON, KOMPAS.com — Ambari, seorang kakek berusia 95 tahun di Kota Cirebon, Jawa Barat, akhirnya akan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun ini setelah berikhtiar sejak 70 tahun lalu. Tahun ini, dia akan berangkat haji dengan didampingi anak satu-satunya.

Meski kualitas tubuh semakin menurun, semangatnya terus berkobar.

Di rumah sederhananya di Kelurahan Pelandakan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Ambari tinggal bersama anak semata wayangnya, Asrifa, yang sudah berusia 65 tahun. Asrifa sangat setia menemani sekaligus membantu aktivitas Ambari agar kondisinya senantiasa terjaga baik hingga menjelang keberangkatan.

Berdasarkan cerita, Asrifa menuturkan, Ambari sudah berniat menunaikan ibadah haji sejak remaja. Pria kelahiran 1921 itu kemudian belajar mengumpulkan uang seadanya sejak usia 30 tahun, atau sekitar tahun 1951 silam. Dia ingin mengikuti langkah almarhum bapaknya, Ahmad.

Cerita Ambari dalam mempersiapkan diri untuk dapat beribadah di Tanah Suci menjadi inspirasi bagi warga sekitar. Dari penghasilannya sebagai buruh tani, dia mengumpulkan keping demi keping mata uang.

"Dia tanam singkong, timun, kacang panjang, dan lainnya. Dia jual, sebagian untuk makan lalu sisanya ditabung," kata Asrifa saat berbincang di pelataran rumahnya, Kamis (4/8/2016) petang.

Meski demikian, Asrifa juga tak mengetahui detail perjuangan Ambari dalam menabung. Ibu yang sudah meninggal dunia sekitar tiga tahun lalu, lanjut Asrifa, yang mengetahui kisahnya.

Namun, menurut Asrifa, dia ingat betul cerita ketika ayahnya mengumpulkan uang dari zaman dahulu, saat sudah tidak laku lagi sebagai mata uang, uang itu dijual kepada kolektor dengan harga tinggi.

Ambari sendiri kini sudah memiliki keterbatasan saat memberikan keterangan dan cerita perjuangannya untuk dapat berangkat haji.

Mukhtar, cucu dari kakak Ambari, merasa sangat bangga dan kagum kepada kakeknya. Meski tak tahu proses menabung, Ambari memang dikenal sangat rajin, bekerja keras, dan mengumpulkan uang. Tahun ini, akhirnya kakeknya mendapat kesempatan beribadah haji.

“Kesehatan kakek pun sudah membaik, bahkan seluruh tes sudah dijalani, dan hasilnya, pemerintah membolehkan kakek berangkat, dengan syarat, didampingi anak semata wayangnya,” kata Mukhtar.

Di sisa waktu menjelang keberangkatan, Asrifa dan Mukhtar semakin giat menjaga kesehatan sang kakek. Mereka menemani aktivitas secukupnya, makan, dan tentu istirahat teratur.

(Baca juga: 31 Tahun Menabung di Kaleng, Tukang Parkir Akhirnya Berangkat Naik Haji)

 

Kompas TV Kuli Angkut Menabung Puluhan Tahun untuk Naik Haji

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.