Pemkot Malang Bakal Sediakan Stan Berjualan untuk Sriana Si Penjual Kue Keliling

Kompas.com - 26/07/2016, 15:54 WIB
Sriana (41) saat mengajari anak bungsunya membaca didampingi suaminya, Suwarno (55) yang sakit saraf dan tidak bisa apa - apa, Minggu (24/7/2016) di rumahnya, Jalan Muharto gang 6 nomor 13 RT 13 RW 7 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur Kontributor Malang, Andi HartikSriana (41) saat mengajari anak bungsunya membaca didampingi suaminya, Suwarno (55) yang sakit saraf dan tidak bisa apa - apa, Minggu (24/7/2016) di rumahnya, Jalan Muharto gang 6 nomor 13 RT 13 RW 7 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MALANG, KOMPAS.com - Dinas Sosial Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, berencana menyediakan stan berjualan bagi Sriana (41), perempuan yang berjualan roti keliling bersama tiga anaknya.

"Rencana tidak usah jualan keliling lagi. Saya sediakan stan, jualan di rombong yang lebih menarik," kata Kepala Dinas Sosial Kota Malang Sri Wahyuningtyas kepada Kompas.com, Selasa (26/7/2016).

Saat ini, Dinsos Malang masih melakukan survei tempat untuk Sriana berjualan. Sri mengupayakan agar lokasi stan untuk ibu empat anak itu ramai pembeli.

(Baca juga Ikut Sang Ibu Jualan Roti Keliling hingga Dini Hari, Juli Ingin Jadi Dokter)

Ia mengatakan, uang untuk membuat stan bagi Sriana itu itu berasal dari uang patungan seluruh karyawan di Dinas Sosial Malang.

"Sedekah para karyawan Dinsos. Kita memang punya dompet duafa," kata dia.

Mengenai kondisi Suwarno (55), suami Sriana yang mengalami sakit saraf, Dinas Sosial sudah menyediakan obat herbal. Selain itu, ia juga sudah masuk dalam daftar bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). "Jadi sudah bisa berobat gratis," kata Sri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga Suami Sakit, Sriana dan 3 Anaknya yang Masih SD Berjualan Roti Keliling hingga Dini Hari)

Sri mengatakan sudah sempat menawarkan kepada Sriana agar keempat anaknya tinggal di Pondok Pesantren Al-Hikmah. Namun, anak-anak Sriana itu tidak mau karena tidak ingin berpisah dari ibunya.

"Tapi sekolah mereka sudah dapat gratis. Seragam sudah diberikan oleh Dinas Sosial," kata Sri.

Kontributor Malang, Andi Hartik Sriana (41) bersama ketiga anaknya mendorong gerobak saat melintas di Jalan Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, Senin (25/7/2016) sekitar pukul 18.30 WIB.
Sriana menjadi tumpuan hidup keluarganya setelah suaminya menderita sakit saraf sejak empat tahun lalu. Berbagai upaya dilakukannya untuk menyambung hidup.

Sriana memutuskan untuk berjualan roti keliling, menyusuri jalan protokol di Kota Malang. Setiap hari ia menempuh perjalanan belasan kilometer mulai dari Jalan Muharto ke Pasar Kebalen, lalu ke Jalan Gajah Mada dan Alun-alun Tugu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.