Ridwan Kamil Sebut Pengelolaan Kebun Binatang Bandung Jelek

Kompas.com - 10/05/2016, 12:02 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (15/4/2016) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (15/4/2016)
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com — Wali Kota Bandung Ridwan Kamil gerah dengan banyaknya komplain dari masyarakat soal kondisi Kebun Binatang Bandung yang tak terurus. Baru-baru ini, sejumlah warga membuat petisi bertajuk "Save Bandung Zoo", mendesak Ridwan Kamil mengambil tindakan dalam pengelolaan Kebun Binatang Bandung yang dinilai tak profesional.

Menanggapi hal itu, Ridwan Kamil tak menampik jika selama ini pengelolaan Kebun Binatang Bandung tak ideal.

"Menurut saya, pengelolaan Kebun Binatang Kota Bandung jelek," kata Emil, sapaan akrabnya, saat ditemui di Jalan Ibrahim Adjie, Selasa (10/5/2016).

Emil mengatakan, dia akan segera menyampaikan petisi tersebut kepada pihak pengelola. Menurut dia, pengambilalihan pengelolaan Kebun Binatang Bandung di luar kewenangannya.

"Tolong media sampaikan kepada pengelolanya. Saya tunggu, nanti petisinya saya kirimkan juga. Di luar itu, saya tidak ada kewenangan hukum untuk mengambil alih," ucapnya.

Dia mengaku kerap mendapat keluhan dari masyarakat soal tak profesionalnya pengelolaan Kebun Binatang Bandung.

"Saya banyak keluhan segala rupanya, ada yang sakit, meninggal, banyak sampah," kata dia.

Emil mengaku pernah menawarkan solusi dengan membuka pintu agar para investor bisa membantu Yayasan Marga Satwa (pengelola Kebun Binatang Bandung) membantu pengelolaan Kebun Binatang Bandung.

"Kalau mau saya bisa bawa investor yang punya uang untuk meng-upgrade, tetapi tidak ada respons," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X