Berdalih Usir Roh Halus, Seorang Kakek Hamili Remaja SMP

Kompas.com - 09/05/2016, 12:23 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

SINJAI, KOMPAS.com - Berdalih mampu mengusir roh halus dari dalam tubuh. Seorang kakek di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menghamili korbannya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Atas perbuatannya pelaku kini meringkuk di sel tahanan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) setempat.

"Kejadiannya berawal bulan Februari lalu dan pelaku sudah kami amankan dan sementara dalam proses penyelidikan, kata AKBP Agus Dwi Hermawan, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) yang dikonfirmasi pada Senin, (9/5/2016).

Saat ini, kata Agus, penanganan kasus pencabulan diserahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse dan Kriminal (PPA Reskrim) Polres Sinjai untuk disidik lebih lanjut.

Peristiwa yang menimpa korban NU (13) warga Desa Laha-laha, Kecamatan Tellelimpoe ini berawal pada Februari 2016 lalu. Saat itu, NU yang tinggal bersama neneknya didatangi oleh pelaku BA (58) pada siang hari saat nenek korban ke kebun sebagaimana rutinitas kesehariannya.

Dengan memanfaatkan rumah yang sepi. Pelaku yang merupakan tetangga korban ini mengatakan kepada NU bahwa ada sesosok roh halus yang bersemayam dalam dirinya. Lantaran ketakutan, NU kemudian menuruti permintaan BA untuk mengobatinya.

BA sendiri selama ini dikenal sebagai dukun oleh warga setempat. BA membaringkan NU dan melucuti seluruh pakaiannya hingga menyetubuhi korbannya.

Usai menjalankan aksinya, BA mengancam korban untuk tidak memberitahukan peristiwa ini kepada siapapun demi terhindar dari kejahatan roh halus.  Aksi bejat BA ini terus berlanjut hingga NU hamil dua bulan.

"Pertama katanya ada roh halus jadi dia yang obati tapi dia perkosa saya dan sudah beberapa kali kadang dalam seminggu tiga kali dia datang kalau nenekku sudah ke kebun," kata NU.

Warga setempat yang curiga dengan perut NU yang mulai membuncit kemudian diinterogasi oleh tante korban. Dari hasil interogasi inilah terungkap bahwa NU kerap disetubuhi oleh BA.

Warga yang geram akan ulah kemudian nyaris menghakimi BA namun segera diamankan di rumah kepala dusun setempat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X