Kakek Ini Menjadi Peserta Tertua Ujian Nasional

Kompas.com - 06/04/2016, 06:34 WIB
Ardi Yusuf, kakek berusia 61 tahun ini tercatat sebagai peserta ujian nasional Paket C setara SMA tertua di Kota Bogor, Selasa (5/4/2016) KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHArdi Yusuf, kakek berusia 61 tahun ini tercatat sebagai peserta ujian nasional Paket C setara SMA tertua di Kota Bogor, Selasa (5/4/2016)
|
EditorErlangga Djumena

BOGOR, KOMPAS.com - Usia tak menyurutkan tekadnya untuk menyelesaikan jenjang pendidikan. Setidaknya, itulah yang tergambar dari sosok laki-laki satu ini. Namanya Ardi Yusuf.

Ia tercatat sebagai peserta ujian nasional (UN) tertua di Kota Bogor. Bagaimana tidak, Ardi sudah menginjak usia 61 tahun saat ujian nasional tahun ini. Meski tak muda lagi, ia tetap antusias mengikuti ujian kejar Paket C setara SMA.

Sesekali, Ardi terlihat mengerutkan dahi saat menjawab soal ujian. Meski begitu, ia percaya diri dan yakin dengan semua jawaban.

"Lumayan susah soal-soal ujiannya. Tapi saya yakin jawabannya pasti benar," ucap Ardi, saat ditemui usai ujian paket C, Selasa (5/4/2016).

Kakek yang kesehariannya berjualan sembako di rumahnya ini menuturkan, tidak merasa malu apalagi minder di usianya yang tak lagi muda masih mengikuti ujian. Menurut dia, menuntut ilmu tidak kenal waktu dan usia.

"Ya, harus tetap semangat. Pendidikan itu penting sekalipun sudah tua, kayak saya," kata kakek yang dianugerahi tiga cucu ini.

"Orang lain mungkin berpandangan kalau sudah tua, ijazah enggak ada gunanya. Tapi bagi saya tidak. Setidaknya, saya bisa memberi contoh kepada anak-anak saya," tambah dia.

Ardi tercatat sebagai siswa Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Pajajaran, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

Ia bertekad mendapatkan ijazah setara SMA hanya untuk memotivasi anak-anak muda agar semangat menuntut ilmu dan tidak mudah membeli ijazah palsu.

Dalam kesehariannya, ia senang membaca. Semua hal dia baca, dari koran hingga buku-buku pelajaran. Meskipun, suka terasa pusing jika membaca terlalu lama.

"Paling sering sih nonton berita di TV, lihat perkembangan negara ini," tuturnya. 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X