Kompas.com - 10/03/2016, 12:16 WIB
Seorang pekerja membongkar material bangunan ruang kelas ambruk di SDN Pondokaso Tengah, Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (10/3/2016) KOMPAS.com/BudiyantoSeorang pekerja membongkar material bangunan ruang kelas ambruk di SDN Pondokaso Tengah, Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (10/3/2016)
|
EditorCaroline Damanik
SUKABUMI, KOMPAS.com - Sudah enam bulan dikosongkan, satu ruang kelas SD Negeri Pondokaso Tengah di Kampung Jayabakti, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akhirnya ambruk, Selasa (8/3/2016) malam.

Ruangan yang ambruk bagian atap dan gentingnya. Sebelum ambruk pihak sekolah sudah mengosongkannya. Namun saat ini setelah ambruknya ruangan yang diperuntukkan kelas 5 itu, dua ruang kelas di sebelahnya juga terancam. Bangunan ruang ambruk dan yang terancam direnovasi terakhir tahun 2001.

"Sudah enam bulan dikosongkan, karena saat itu plafonnya sudah ada yang turun dan rusak, khawatir ambruk. Lalu kami pasang tiang-tiang penyangga," kata Kepala SDN Pondokkaso Tengah, Ridwan Nulfalah kepada Kompas.com saat ditemui di sekolahnya, Kamis (10/3/2016).

(Baca juga: Ruang Kelas SD Negeri di Sukabumi Ambruk)

Setelah dikosongkan, lanjut Ridwan, pada saat itu para siswa kelas 5B dipindahkan ke ruang kelas yang lain. Pada tahun ajaran baru, ruang kelas yang saat ini ambruk sudah tidak digunakan hingga akhirnya ambruk.

"Sekolah kami ini, proses kegiatan belajar mengajar memang sudah lama dibagi dua sif pagi dan siang. Para siswa kelas 1 hingga kelas 3 bergilir setiap minggu, kalau kelas 4 hingga kelas 6 biasa normal pagi hari," tutur alumni SDN Pondokkaso Tengah yang dibangun sejak 1927 itu.

Menurut Ridwan, sebelum ambruk pihaknya juga sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan baik tingkat kecamatan maupun kabupaten. Hanya saja saat itu ditawari pembangunan atau renovasi dengan anggaran ringan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami menolaknya, karena ruang kelas ini kerusakannya sudah berat. Dengan rehab ringan tidak akan mencukupi untuk memperbaikinya," ujar Ridwan sambil meninjau ruang kelas yang ambruk dan terancam.

Dengan ambruknya ruang kelas ini, Ridwan juga sudah melaporkan ke dinas terkait termasuk ke pihak Kecamatan Cidahu. Awalnya, setelah mendapatkan laporan dia sudah melaporkan secara lisan dan melalui short message service (SMS) kepada Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan.

"Kemarin juga saya di sini sampai sore, dan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan kecamatan sudah meninjau. Sekarang juga informasinya akan ada peninjauan lagi dari Disdik," imbuhnya.

Para siswa yang sempat ditanya Kompas.com mengharapkan ruang kelas yang rusak itu segera diperbaiki. Begitu juga ruangan yang kini ikut terancam cepat direnovasi. Mereka khawatir bangunan sekolahnya ambruk saat sedang belajar pada pagi atau siang.

"Ya Pak, inginnya cepat diperbaiki saja agar bisa dipakai belajar," ungkap Zainal Al Fasha (11), seorang siswa kelas 4 sambil melihat-lihat lokasi ruangan yang ambruk.

Pantauan Kompas.com sejak Kamis pagi ruang kelas yang ambruk sedang dibersihkan oleh sejumlah pekerja bangunan. Material bangunan seperti genting yang masih utuh sudah dipisahkan.

Mereka juga sedang membongkar beberapa material yang masih berserakan. Juga ruang kelas sebelahnya sudah dipasangi tiang penyangga. Lokasi SDN Pondokkaso Tengah ini berada sekitar 5 kilometer dari persimpangan di ruas Jalan Sukabumi-Bogor di wilayah Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug.

Sekolah ini terletak sekitar 3 km dari obyek wisata Cangkuang di wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan tidak jauh dari pabrik-pabrik air mineral.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.