Dwi "Penyu", Perempuan Pejuang Konservasi dari Kalbar

Kompas.com - 09/03/2016, 07:07 WIB
Dwi Suprapti saat memantau penyu di Pantai Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. DOK. PRIBADIDwi Suprapti saat memantau penyu di Pantai Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
|
EditorErlangga Djumena

PONTIANAK, KOMPAS.com - Dwi Penyu. Sepintas, sosoknya tak jauh beda dengan perempuan Indonesia lainnya. Tapi siapa sangka, perempuan asal Kota Singkawang, Kalimantan Barat ini sangat aktif dalam kegiatan konservasi perlindungan hewan khususnya spesies laut dilindungi di Indonesia.

Lahir di Kota Singkawang, 32 tahun silam, perempuan bernama lengkap Dwi Suprapti ini merupakan alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Bali.

Sejak kuliah, tepatnya 12 tahun lalu, Dwi ‘Penyu’ sapaan akrabnya, sudah jatuh cinta dengan penyu, spesies laut bercangkang keras. Maka tak heran, perempuan yang tergolong unik sering kali dipanggil dengan sebutan Dwi Penyu.

Saking jatuh cintanya dengan penyu, Dwi selalu mengait-ngaitkan persoalan apapun dengan satwa purba laut itu.

Bahkan, dalam skripsi dan thesisnya, perempuan yang kini menjabat sebagai Marine Species Conservation Coordinator WWF-Indonesia ini mengangkat tentang Penyu khususnya di bidang Seks Rasio.

"secara alamiah pembentukan jenis kelamin penyu sangat dipengaruhi oleh temperatur. Apabila temperatur inkubasi/suhu sarangnya tinggi maka akan bias ke arah betina, begitu pula sebaliknya," kata Dwi, Senin (7/3/2016).

Dwi menceritakan, jenis kelamin penyu yang belum dewasa tidak dapat diidentifikasi secara eksternal seperti kebanyakan satwa lainnya. Penyu-penyu muda hanya dapat diidentifikasi jenis kelaminnya melalui darah, pembedahan, pengamatan jaringan, serta teknologi medis lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai ahli penyu, Dwi mengawali karirnya bersama WWF Indonesia dengan jabatan ‘Turtle Officer’. Berbagai kegiatan dia lakukan dalam menjalankan tugasnya di WWF terkait upaya konservasi penyu, dimulai dari penelitian penyu, sosialisasi, kampanye hingga investigasi ancaman terhadap penyu baik akibat perburuan maupun perdagangan.

Tak Jarang Dwi juga terlibat didalam advokasi penegakan hukum. Atas peranannya tersebut tak jarang Dwi mendapatkan teror, ancaman bahkan dimusuhi oleh pihak-pihak yang terlibat di dalam lingkaran perdagangan derivat penyu yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi tersebut.

Peranannya yang cukup aktif dibidang konservasi Penyu bahkan ia bawa hingga ke tingkat internasional. Dwi cukup aktif menyuarakan tentang hasil-hasil penelitiannya terhadap penyu misalnya pada pertemuan-pertemuan Internasional seperti Sulu Sulawesi Marine Ecoregion (SSME) Workshop, World Ocean Conference (WOC) bahkan International Sea Turtle Symposium (ISTS) yang telah membawanya hingga ke Baltimore, USA.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.