Kompas.com - 28/02/2016, 17:50 WIB
Ribuan warga banjiri Pantai Seger rayakan tradisi Bau Nyale di Pantai Seger, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/2/2016). KOMPAS.com/KARNIA SEPTIARibuan warga banjiri Pantai Seger rayakan tradisi Bau Nyale di Pantai Seger, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/2/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MATARAM, KOMPAS.com - Memperingati tradisi Bau Nyale, ribuan warga Lombok membanjiri Pantai Seger, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/2/2016). Tradisi ini diperingati dengan cara menangkap cacing laut yang dipercaya warga sebagai jelmaan seorang putri raja dalam legenda Putri Mandalika.

Warga rela menginap di tepi pantai sejak Sabtu malam karena cacing laut tersebut muncul sekitar pukul 03.00-07.00 Wita.

Warga percaya bahwa cacing laut berwarna hijau, coklat, dan merah yang mereka tangkap merupakan suatu berkah. Cacing laut yang kaya protein ini nantinya akan dimasak dan dikonsumsi.

"Biasanya dipepes untuk dimakan, rasanya enak kayak jamur," kata Wandi, salah satu warga.

Warga lain bernama Andi mengatakan, ia setiap tahun selalu menghadiri Festival Bau Nyale. "Namanya adat kita sendiri, masa enggak datang," ujarnya.

Selain warga Lombok, sejumlah turis mancanegara pun tertarik untuk berburu cacing laut. Meski baru kali pertama, mereka senang karena bisa menangkap langsung cacing laut dalam tradisi daerah tersebut.

Bau Nyale diselenggarakan setiap tahun oleh masyarakat Lombok, biasanya sekitar hari ke-20 bulan ke-10 menurut penanggalan tradisional Sasak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Mohammad Faozal mengatakan, Festival Bau Nyale merupakan festival tertua di Lombok. Ritual ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat Lombok yang dituangkan dalam sebuah pesta rakyat.

Bau Nyale erat kaitannya dengan legenda Putri Mandalika, seorang putri raja yang memiliki paras cantik dan budi pekerti baik.

Karena kecantikannya, Putri Mandalika diperebutkan oleh pangeran-pangeran kerajaan di sekitarnya. Mereka semua ingin mempersunting Putri Mandalika.

Namun, karena tidak ingin terjadi pertumpahan darah, Putri Mandalika memilih mengorbankan dirinya dengan terjun ke laut.

Masyarakat suku Sasak Lombok percaya bahwa cacing laut yang muncul setiap Bau Nyale merupakan jelmaan dari putri jelita tersebut.

"Setiap tahun masyarakat akan hadir di pantai untuk menangkap cacing laut yang dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika," kata Faozal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X