Kabareskrim: Kasus Dugaan Korupsi Stadion GBLA Tetap Diusut

Kompas.com - 10/02/2016, 20:35 WIB
Kepala Bareskri Mabes Polri Komjen Pol Anang Iskandar bersama Gubernur Ahmad Heryawan saat mendengarkan pemaparan tim ahli terkait kondisi kerusakan stadion GBLA, Rabu (10/2/2016) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKepala Bareskri Mabes Polri Komjen Pol Anang Iskandar bersama Gubernur Ahmad Heryawan saat mendengarkan pemaparan tim ahli terkait kondisi kerusakan stadion GBLA, Rabu (10/2/2016)
|
EditorErvan Hardoko
BANDUNG, KOMPAS.com — Kabareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Anang Iskandar memberi waktu kepada Pemerintah Kota Bandung untuk memperbaiki kerusakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk penyelenggaraan PON XIX Jawa Barat 2016.

Meski begitu, dia mengatakan, kasus dugaan korupsi GBLA terus berjalan proses hukumnya. Saat ini, kasus tersebut tengah melalui tahap penyidikan.

"Penyidikan (tetap) berjalan. Kenapa diserahkan (ke Pemkot Bandung), ini untuk menegakkan keadilan," kata Anang seusai meninjau kondisi fisik Stadion GBLA di Kawasan Gedebage, Rabu (10/2/2016).

Anang menambahkan, upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan pemerintah, baik pusat maupun daerah.

"Kita di sini tetap mendukung pemerintah baik pusat maupun daerah. Nah, sekarang kita bisa kembalikan untuk bisa dirasakan manfaatnya," kata dia.

Anang mengaku belum bisa memberikan keputusan apakah kondisi GBLA rawan untuk digunakan sebagai venue PON.

"Hari ini MC-0 (mutual check) akan ketahuan. Nanti ngomong-nya setelah hasil penelitian. Sekarang belum ditentukan. Ini menandai dimulainya boleh diperbaiki," ucapnya.

Perbaikan stadion, kata Anang, baru bisa dimulai seusai tim ahli dari Bareskrim Mabes Polri melakukan pengecekan.

"Teknis pengecekannya, saya bawa tim ahli dan lain-lain. Hasil MC-0 ini akan disampaikan. Dipakai atau tidak, itu urusannya Gubernur," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Anang Iskandar meninjau kondisi terkini Stadion GBLA.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kelaikan stadion untuk digunakan sebagai venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Kerangka Manusia di Bogor, Bertusuk Konde, Kenakan Cincin dan Ditemukan 4 Koin Kuno

Misteri Kerangka Manusia di Bogor, Bertusuk Konde, Kenakan Cincin dan Ditemukan 4 Koin Kuno

Regional
Risma Marah 2 Mobil PCR Bantuan untuk Surabaya Malah Dialihkan ke Daerah Lain

Risma Marah 2 Mobil PCR Bantuan untuk Surabaya Malah Dialihkan ke Daerah Lain

Regional
3 Tahanan Kejaksaan Kabur dari Rutan Polsek, Bobol Terali Sel dan Panjat Plafon

3 Tahanan Kejaksaan Kabur dari Rutan Polsek, Bobol Terali Sel dan Panjat Plafon

Regional
Polisi OTT Oknum LSM dan BPD yang Diduga Peras Kades

Polisi OTT Oknum LSM dan BPD yang Diduga Peras Kades

Regional
Kisah Satgas Covid-19, Diancam Pakai Senjata Tajam, Diusir, hingga Menunggu Berjam-jam

Kisah Satgas Covid-19, Diancam Pakai Senjata Tajam, Diusir, hingga Menunggu Berjam-jam

Regional
Pemuda di Palembang Babak Belur Dianiaya Rekannya, Korban Dituduh Perkosa Sang Adik

Pemuda di Palembang Babak Belur Dianiaya Rekannya, Korban Dituduh Perkosa Sang Adik

Regional
UPDATE 29 Mei: Pasien Positif Covid-19 di Kota Sorong Mencapai 54 Kasus

UPDATE 29 Mei: Pasien Positif Covid-19 di Kota Sorong Mencapai 54 Kasus

Regional
Update Covid-19 Salatiga: Tambah 2 Kasus Positif, Tertular Saat Ronda

Update Covid-19 Salatiga: Tambah 2 Kasus Positif, Tertular Saat Ronda

Regional
Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kakak Beradik Lumpuh di Tegal Terima Kebutuhan Pokok

Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kakak Beradik Lumpuh di Tegal Terima Kebutuhan Pokok

Regional
Tidak Pakai Masker, Warga Dihukum Push-up dan Nyanyi Lagu 'Indonesia Raya'

Tidak Pakai Masker, Warga Dihukum Push-up dan Nyanyi Lagu "Indonesia Raya"

Regional
47 Pegawai RSUD Pontianak Dinyatakan Negatif Corona

47 Pegawai RSUD Pontianak Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Manggarai Timur, NTT, Nol Kasus Covid-19, Ini Kuncinya

Manggarai Timur, NTT, Nol Kasus Covid-19, Ini Kuncinya

Regional
Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Bogor, Berawal dari Menggali Septic Tank hingga Ditemukan Barang Antik

Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Bogor, Berawal dari Menggali Septic Tank hingga Ditemukan Barang Antik

Regional
Satu Karyawannya Positif Corona, Pusat Perbelanjaan di Ciamis Ditutup Sementara

Satu Karyawannya Positif Corona, Pusat Perbelanjaan di Ciamis Ditutup Sementara

Regional
Diduga Depresi karena Stroke, Ayah Bacok Anak Kandungnya Sendiri

Diduga Depresi karena Stroke, Ayah Bacok Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X