Menteri Jonan Berjanji Tertibkan Pelabuhan Khusus Batubara Kalimantan Selatan

Kompas.com - 30/01/2016, 11:26 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meninjau pelabuhan khusus batubara di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (29/1/2016). Jonan berjanji menertibkan pelabuhan khusus yang tak berizin. KOMPAS/JUMARTO YULIANUSMenteri Perhubungan Ignasius Jonan meninjau pelabuhan khusus batubara di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (29/1/2016). Jonan berjanji menertibkan pelabuhan khusus yang tak berizin.
|
EditorFarid Assifa

BATULICIN, KOMPAS.com – Di Kalimantan Selatan, saat tambang batubara merajai, tumbuh pelabuhan-pelabuhan khusus atau pelsus yang digunakan untuk pengiriman batubaru. Dalam satu sungai saja, bisa bermunculan belasan pelabuhan-pelabuhan khusus.

Istilahnya memang pelabuhan, dan harusnya di bawah pengelolaan institusi khusus pelabuhan dengan izin khusus. Namun, di Kalimantan Selatan, dulu saat batubara jaya, dikenal banyak pelsus batubara yang hanya dimiliki oleh perseorangan dan tanpa izin khusus.

Persoalannya, sebagai besar pelsus-pelsus tersebut sebagian besar ilegal dan secara bisnis mengganggu pelabuhan-pelabuhan resmi yang berizin. Kini, saat batubara mulai redup, jumlah pelsus yang aktif terus turun. Namun, persoalan legalitas pelsus masih mengemuka.

Hal yang perlu dicatat, jarang ada pejabat pemerintah pusat yang memberi perhatian terhadap pelsus ini, terutama pelsus ilegal. Seolah-olah, pelsus ilegal dibiarkan terus tumbuh.

Namun, Jumat (29/1/2016)  lalu, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengunjungi langsung Kalimantan Selatan dan salah satu agendanya melihat dari dekat pelabuhan khusus batubara.

Kunjungan kerja itu dilakukan untuk mengetahui kegiatan pengiriman batubara melalui pelabuhan khusus.

"Saya ingin melihat bagaimana kegiatan di pelabuhan khusus (pelsus) di Kalimantan Selatan dan apa saja tantangannya," kata Jonan saat meninjau Terminal Khusus Batubara milik PT Surya Citra Mahkota Mandiri (SCMM) di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel.

Sebelum meninjau Terminal Khusus Batubara milik PT SCMM, Jonan terlebih dahulu meninjau Pelabuhan Khusus Batubara milik PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap di Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Terkait hasil peninjauannya di dua lokasi tersebut, Jonan enggan membeberkannya. "Saya melihat-lihat saja dulu. Langkah (kebijakan) selanjutnya, lihat saja nanti," ujarnya.

Jonan sudah mengetahui, di Kalsel ada banyak pelsus batubara. Tidak menutup kemungkinan, pelsus-pelsus yang ada nantinya akan ditertibkan.

Kementerian Perhubungan akan menertibkan keberadaan pelabuhan khusus di Kalimantan Selatan. Pelabuhan khusus untuk pengiriman batubara yang tidak memiliki izin operasi alias ilegal akan ditutup.

"Saya pikir, dari pelsus-pelsus itu, ada yang tidak berizin. Pelsus yang tidak memiliki izin akan saya tutup," kata Jonan.

Asisten Terminal Khusus PT SCMM Syafroedin menyatakan, terminal khusus milik mereka memiliki perizinan. Semua dokumennya lengkap. "Kami mendukung langkah Kementerian Perhubungan menutup pelsus yang tidak memiliki izin," ucapnya.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel Sufian AH, ada 115 pelsus di Kalsel. Namun, yang masih aktif beroperasi sebanyak 90 pelsus.

"Sekitar 50 pelsus di antaranya berada di Tanah Bumbu. Sepengetahuan kami tidak ada pelsus yang tidak berizin. Semuanya legal," kata Sufian.


KOMPAS/JUMARTO YULIANUS Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat meninjau pelabuhan khusus batubara di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (29/1/2016).
Pelabuhan Swarangan
Terkait pembangunan Pelabuhan Laut Swarangan di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Jonan mengatakan, pihaknya masih menunggu pemerintah daerah (pemda) menyiapkan lahan.

"Saya masih menunggu tanah dari pemda. Kalau pemda sudah menghibahkan tanah kepada kami, akan segera saya buat rencana induk pelabuhannya supaya bisa segera dibangun," katanya.

Menurut Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah, semua persyaratan yang diminta Kementerian Perhubungan kepada pemda sudah disiapkan. "Kami sudah menyiapkan masterplan pelabuhan dan sertifikat lahan seluas enam hektar yang siap dihibahkan," katanya.

Menurut Bambang, Pelabuhan Laut Swarangan nantinya akan menjadi pelabuhan umum untuk mendukung Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin. "Terwujudnya pembangunan pelabuhan ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian di Kalsel," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.