Kompas.com - 15/01/2016, 11:50 WIB
|
EditorCaroline Damanik
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Kabupaten Banyuwangi akan membangun Monumen Operasi Lintas Laut Jawa-Bali Pasukan Markadi. Peletakan batu pertama pembangunan monumen tersebut dilakukan di Pantai Boom Banyuwangi, Jumat (15/1/2016).

Monumen perjuangan serupa juga telah dibangun di Cekik, Gilimanuk, Bali.

"Monumen yang sama sudah dibangun di Bali tapi yang tidak boleh dilupakan adalah Pasukan Markadi berangkat dari Banyuwangi sehingga monumen juga harus didirikan di sini," ujar Letkol Laut Pelaut Wahyu Endriawan Danlanal Banyuwangi.

Kapten Markadi memimpin pasukan M yang dikirim oleh Yos Sudarso untuk membantu I Gusti Ngurah Rai pada tahun 1946. Saat berangkat dari Banyuwangi menuju Bali, Kapten Markadi dan pasukannya melakukan pertempuran dengan Belanda di Selat Bali.

Pertempuran yang dilakukan di Selat Bali tersebut adalah pertempuran laut satu-satunya yang dimenangkan angkatan perang Indonesia serta pertempuran laut pertama usai Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Berbeda dengan monumen yang di Bali, monumen yang ada di Banyuwangi nanti berbentuk perahu daerah karena saat itu menyeberang ke Bali, mereka menggunakan kapal nelayan di sekitar Pantai Boom sini," tuturnya.

Nantinya, di monumen tersebut juga akan dipasang beberapa foto sejarah yang menceritakan tentang pertempuran tersebut.

Sementara itu, Dewangkara, perwakilan keluarga besar veteran, menjelaskan bahwa monumen berbentuk kapal tersebut dibuat oleh perupa Gunadi yang juga membuat patung Jenderal Sudirman di Akademi Militer.

"Saat ini sudah didesain, ukuran juga termasuk material apa yang pas digunakan karena posisi monumen ini pantai," ungkap Dewangkara.

Dia juga menjelaskan bahwa pembangunan monumen ini juga di setujui oleh keluarga Markadi dan juga keluarga Gusti Ngurah Rai.

"Masing masing keluarga, baik dari Markadi ataupun dari Gusti Ngurah Rai, sudah sangat dekat dan mengenal baik. Rencananya perwakilan keluarga Markadi akan hadir pada peletakan baru perama hari ini tapi hari ini ternyata masih di Hongkong sehingga tidak bisa datang," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.