Kompas.com - 13/01/2016, 23:00 WIB
WW, tersangka mucikari prostitusi online yang melibatkan para pelajar di Samarinda, Kaltim tengah diperiksa polisi. KOMPAS.com / Gusti NaraWW, tersangka mucikari prostitusi online yang melibatkan para pelajar di Samarinda, Kaltim tengah diperiksa polisi.
|
EditorErvan Hardoko
SAMARINDA, KOMPAS.com — Para pelajar di Samarinda, yang diamankan Polresta Samarinda pada Sabtu (9/1/2016), dipasarkan oleh WW, sang mucikari, lewat media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

WW mengatakan, dengan bantuan media sosial, "pemasaran" ketiga PSK di bawah umur berinisial NA, RO, dan CV menjadi sangat mudah.

“Sebenarnya saya bukan menjual, saya hanya mengasuh mereka karena mereka yang minta sendiri. Yang memasarkan mereka itu bos saya yang berinisial AL. Pemesanannya memang lewat media sosial, tapi ada juga yang dipesan langsung dan menjadi langganan,” kata WW, Rabu (13/1/2016).

Tidak hanya itu, WW dan AL juga kerap memasarkan ketiga pelajar dengan menggunakan BlackBerry Messenger (BBM), WhatsApp, dan WeChat.

Di semua akun media sosial itu, foto ketiga pelajar itu dipajang lengkap dengan tarif jasa mereka.

Bahkan, di akun instagram milik AL juga ditampilkan testimoni kepuasan para pelanggan. Dari hasil penyelidikan kepolisian, WW mengaku untuk untuk ketiga pelajar itu berkisar antara Rp 1 juta-Rp 3 juta.

Sementara untuk layanan dengan waktu jang lebih panjang, para hidung belang harus merogoh kocek antara Rp 4 juta-Rp 5 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun untuk tarif PSK yang masih perawan, harganya jauh berbeda, yaitu mencapai Rp 25 juta-Rp 30 juta.

Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budi Santoso mengungkapkan, proses pemesanan sangat gampang karena di semua akun sosial disertakan tarif dan foto para PSK itu.

“Jadi pelanggan bisa langsung melihat foto dan harga servis PSK. Dengan nomor kontak yang tersedia di BBM, WhatsApp, dan WeChat, pelanggan langsung menghubungi nomor yang tertera untuk pemesanan,” pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.