Surat Belum Dibalas Gubernur, Nasib Bandung Sky Bridge Tak Jelas

Kompas.com - 11/01/2016, 17:43 WIB
Sejumlah pekerja saat memeriksa contoh cabin cable car di Balaikota Bandung, Jalan Wastikencana, Kamis (29/10/2015).  Protipe itu akan dipamerkan di Balaikota untuk mengobati rasa penasaran warga. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANISejumlah pekerja saat memeriksa contoh cabin cable car di Balaikota Bandung, Jalan Wastikencana, Kamis (29/10/2015). Protipe itu akan dipamerkan di Balaikota untuk mengobati rasa penasaran warga.
|
EditorErvan Hardoko
BANDUNG, KOMPAS.com - Rencana peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan kereta gantung 'Bandung Sky Bridge' kian tak jelas nasibnya.

Pemerintah Kota Bandung sebelumnya berencana melakukan ground breaking kereta gantung pada 30 Desember lalu.

Namun hingga kini rencana pembangunan moda transportasi massal modern Kota Bandung itu tak kunjung terwujud.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, tersendatnya pembangunan cable car disebabkan surat permohonan rekomendasi belum mendapat balasan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.


"Tidak masalah sekarang kan saya hanya menunggu waktu surat dari provinsi saja. Saya sudah targetkan pak sekda untuk berkomunikasi," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kami, di Balai Kota Bandung, Senin (11/1/2016).

Emil menampik kabar terkait adanya kekurangan persyaratan administrasi proyek senilai 8 juta euro.

"Segala prosedur sudah ditempuh, di RDTR sudah ada jalurnya, kajian juga sudah ada, saya tunggu kabar dari pak sekda saja," ungkapnya.

Meski kecewa dengan kondisi tersebut, Emil mengaku tak merasa rencananya terhalang dengan masalah tersebut.

"Saya tidak bilang begitu (terhalangi), saya senang dengan pelayanan provinsi luar biasa. Kami ikut aturan prosedur," tutup Emil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X