Dicopot dari Jabatan Kepala Lapas Kerobokan, Apa Komentar Sunarto?

Kompas.com - 21/12/2015, 13:50 WIB
Mantan Kalapas Kerobokan, Sunarto Bondan KOMPAS.com/SRI LESTARI Mantan Kalapas Kerobokan, Sunarto Bondan
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com — Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Sunarto Bondan dicopot dari jabatannya.

Pencopotan ini merupakan buntut dari kerusuhan yang terjadi tanggal 17 Desember 2015. Dua narapidana tewas dan dua lainnya terluka. Pertikaian itu pun berkembang hingga terjadi kontak fisik antarwarga di luar penjara, yang juga menewaskan dua orang.

Acara pencopotan Sunarti dilakukan pada Minggu (20/12/2015) dengan penandatanganan berita acara pemberhentian. Pencopotan juga dialami Kepala Keamanan Lapas (KPLP), I Wayan Agus Miarda.

"Saya dan kepala keamanan ditarik ke kantor wilayah. Saya sebagai bawahan menjalankan apa yang menjadi tindakan pimpinan," kata Sunarto Bondan di Denpasar, Senin (21/12/2015).

Keduanya kini berkantor di Kantor Wilayah Kemenkumham Bali yang berada di Jalan Niti Mandala, Renon, Denpasar.

"Untuk memperlancar proses penyelidikan aja. Saat ini saya berkantor di kanwil," tambah Sunarto.

Saat ini, posisi Kalapas Kerobokan digantikan oleh Kalapas Karangasem, Kusbiantoro.

Seperti pemberitaan sebelumnya, kerusuhan di dalam Lapas dipicu pertikaian antara narapidana anggota ormas Baladika dan Laskar Bali.

Pertikaian itu berimbas pada bentrokan di Jalan Teuku Umar, Denpasar, antara anggota Baladika dan Laskar Bali.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X