Kompas.com - 28/11/2015, 14:15 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri
PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Puluhan orang yang didominasi kaum ibu berunjuk rasa di kantor KPU Kota Pematangsiantar di Jalan Porsea, Sabtu (28/11/2015).

Massa merupakan pendukung pasangan Surfenov Sirait-Parlindungan Sinaga, yang dicoret sebagai peserta Pilkada 2015 oleh KPU Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jumat (27/11/2015) kemarin.

Sabar Sirait dalam orasinya di luar pelataran kantor KPU menyesalkan keputusan KPU Kota Pematangsiantar yang mencoret pasangan nomor urut 5 tersebut.

"Komisioner KPU Siantar masuk ke dalam ranah politik saat memutuskan pencoretan Surfenov-Parlin. Padahal mereka seharusnya independen," kata Sabar.

Dia mengatakan, putusan Panwaslih Kota Pematangsiantar yang menetapkan pasangan Surfenov Sirait-Parlindungan Sinaga sudah final dan mengikat, sehingga tidak bisa lagi dikoreksi.

"Siapa DKPP? Apa kewenangan mereka memerintahkan Bawaslu dan KPU untuk mengoreksi putusan Panwaslih?" teriak Sabar, disambut yel-yel para ibu yang berbaris di belakangnya.

Sabar menuding KPU Kota Pematangsiantar banci dan sudah diintervensi kepentingan politik tertentu.

Dia  menyebut KPU Kota Pematangsiantar bertindak melebihi kewenangan dengan cara mencoret pasangan Surfenov Sirait-Parlinungan Sinaga.

Aksi unjuk rasa yang dikawal belasan petugas Kepolisian Resor (Polres) Pematangsiantar itu disambut Ketua KPU Kota Pematangsiantar, Mangasitua Purba.

Mangasi menjelaskan secara runtut aturan yang mereka alaskan dalam mengambil putusan mencoret pasangan calon Surfenov-Parlindungan Sinaga.

KPU Kota Pematangsiantar, pada Jumat (27/11/2015) kemarin, mengumumkan pencoretan pasangan Surfenov Sirait-Parlindungan Sinaga sebagai pasangan calon.

Hal itu berdasarkan putusan DKPP RI Nomor 61/PKE-DKPP-IV/2015 tertanggal 13 November 2015. 

Salah satu poin dari keputusan itu adalah memerintahkan Bawaslu Sumatera Utara mengoreksi putusan Panwaslih Kota Pematangsiantar yang menetapkan pasangan Surfenov Sirait-Parlindungan Sinaga sebagai pasangan calon meski tidak memenuhi syarat.

Atas koreksi yang dilakukan Bawaslu tersebut, KPU Kota Pematangsiantar kemudian melakukan tindak lanjut dengan menggelar pleno dan memutuskan untuk mencoret pasangan yang diusung Partai Golkar, Partai Gerindra dan PPP itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.