Kompas.com - 26/11/2015, 05:04 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi KOMPAS.com/Reni SusantiBupati Purwakarta Dedi Mulyadi
|
EditorFidel Ali

BANDUNG, KOMPAS.com — Salam Sunda "sampurasun" yang dipelesetkan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab menjadi "campur racun" mendapat perhatian netizen. Sebagian netizen pun bertanya arti kata sampurasun.

Dalam akun resmi Facebook-nya, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjelaskan arti kata sampurasun.

Ia menggunakan judul "Catatan Kecil Makna Sampurasun". Sampurasun berasal dari kalimat "sampurna ning ingsuh" yang memiliki makna "sempurnakan diri Anda".

Kesempurnaan diri adalah tugas kemanusiaan yang meliputi penyempurnaan pandangan, penyempurnaan pendengaran, penyempurnaan pengisapan, dan penyempurnaan pengucapan yang semuanya bermuara pada kebeningan hati.

"Pancaran kebeningan hati akan mewujud sifat kasih sayang hidup manusia, maka orang Sunda menyebutnya sebagai ajaran Siliwangi, silih asah, silih asih, silih asuh," tulis Dedi dalam akun Facebook-nya yang diunggah pada Rabu (25/11/2015).

Ketajaman inderawi orang sunda dalam memaknai sampurasun melahirkan karakter waspada permana tinggal (ceuli kajaga ku runguna, panon kajaga ku awasna, irung kajaga ku angseuna, letah kajaga ku ucapna yang bermuara pada hate kajaga kuiikhlasna- telinga terjaga oleh pendengarannya, mata terjaga oleh penglihatannya, hidung terjaga oleh penciumannya, lidah terjaga oleh ucapannya yang bermuara pada hati yang memiliki kebeningan).

Waspada permana tinggal bukanlah sikap curiga pada seluruh keadaan, melainkan merupakan manifestasi dari sosok perilaku Sunda yang deudeuhan (penyayang) welasan, asihan, nulung kanu butuh nalang kanu susah nganteur kanu sieun nyaangan kanu poekeun (menolong pada yang sedang membutuhkan, membantu yang sedang susah, mengantarkan yang sedang ketakutan, dan menerangi yang tengah dalam kegelapan) selalu bersikap tolong-menolong pada sesama hidup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dedi menjelaskan, sareundeuk saigel itu makna persenyawaan gerak secara individual. Mata telinga hidung lidah kaki bersenyawa dengan pikiran dan hati dalam satu kesatuan yang manunggal dengan pemilik kesemestaan.

Yang kedua, makna persenyawaan yang komunal antara individu dalam satu kultur masyarakat Sunda yang memiliki ikatan spirit dan emosi yang manunggal dengan pusat penggerak kesemestaan Yang Maha Semesta, Maha Mengatur, Maha Memelihara, Allah SWT.

"Ikatan emosional komunal dan spiritual dalam perilaku hidup masyarakat yang berbudaya disebut gotong-royong," tuturnya.

Hal ini pun melahirkan "peng-aku-an" dalam diri orang Sunda, yakni hirup ukur sasampeuran awak ukur sasampayan sariring riring dumadi sarengkak saparipolah sadaya kersaning Allah. Maknanya, kepasrahan tanpa pengakuan individual, jiwa raga, napas, gerak hidup, semua milik Allah, Tuhan semesta alam.

Sifat totalitas kepasrahan inilah yang menjadi sosok manusia Sunda seutuhnya. (Baca: Pelesetkan Salam "Sampurasun", Rizieq Syihab Dilaporkan ke Polisi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.