Kompas.com - 09/10/2015, 06:22 WIB
foto kabut asap oleh satelit NASA di wilayah Kalimantan dan Sumatra NASAfoto kabut asap oleh satelit NASA di wilayah Kalimantan dan Sumatra
|
EditorBayu Galih

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Kabut asap yang melanda Aceh Utara dan sekitarnya masih mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Malikussaleh sejak enam hari terakhir. Terkait keamanan penerbangan, tampaknya maskapai penerbangan Wings Air dan Garuda Indonesia yang melayani rute Medan-Aceh Utara, memiliki sudut pandang yang berbeda.

Sebab, pada Kamis (8/10/2015) Wings Air berani terbang pukul 10.20 WIB dari Bandara Kualanamu di Medan ke Bandara Malikussaleh di Aceh Utara. Maskapai itu juga terbang dari Bandara Malikussaleh menuju Bandara Kualanamu pada pukul 11.30 WIB dan mengangkut 63 penumpang.

Sementara Garuda Indonesia yang seharusnya terbang pukul 09.45 WIB dari Bandara Kualanamu ke Bandara Malikussaleh gagal terbang dengan alasan kabut asap. Saat ini, jarak pandang di Aceh Utara sekitarnya hanya 3,5 kilometer.

Kepala Bandara Malikussaleh Aceh Utara Miswan kepada Kompas.com menyebutkan, sejak kemarin Garuda Indonesia menyatakan tidak membuka check in untuk penumpang. Sementara Wings Air tetap terbang. “Garuda sudah menyatakan tidak akan terbang dengan alasan khawatir dampak kabut asap,” ujar Miswan.

Dia menyebutkan, sejauh ini pihaknya menerima laporan bahwa jika ada penumpang yang telah membeli tiket maka biaya pembelian tiket akan dikembalikan Garuda Indonesia. Opsi lainnya, sambung Miswan, Garuda Indonesia akan menjadwalkan penerbangan ulang atau memfasilitasi penumpang lewat jalur darat menuju Medan.

“Sejauh ini tidak ada masalah soal pengembalian uang penumpang,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya sejak enam hari terakhir kabut asap terus melanda Aceh. Kabut asap itu kiriman dari Jambi dan Palembang. Jika turun hujan kabut asap akan menghilang sementara waktu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.