Pimpinan Pesantren Mudi Mesra: Ijazah Bupati Bireuen Sah

Kompas.com - 08/10/2015, 21:09 WIB
Pimpinan dayah atau pesantren Mudi Mesra Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, H. Hasanoel Basry, didampingi Wadir Mudi, Sayed Mahyiddin, Kamis (9/10/2015) menjelaskan polemik dugaan ijazah palsu milik Bupati Biereun, KOMPAS.COM/DESI SAFNITA SAIFANPimpinan dayah atau pesantren Mudi Mesra Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, H. Hasanoel Basry, didampingi Wadir Mudi, Sayed Mahyiddin, Kamis (9/10/2015) menjelaskan polemik dugaan ijazah palsu milik Bupati Biereun,
|
EditorErvan Hardoko

BIREUEN, KOMPAS.com - Kasus yang menjerat Bupati Bireuen Ruslan M Daud terkait dugaan ijazah palsu yang diterbitkan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) MUDI Mesra Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, dibantah pimpinan lembaga pendidikan itu, H Hasanoel Basry.

Hasanoel menegaskan, ijazah milik Ruslan tersebut asli, resmi dan sah sesuai data dalam buku registrasi pesantren. Kepada sejumlah wartawan, ulama kharismatik yang akrab disapa Abu Mudi itu menegaskan ijazah yang dikantongi Ruslan untuk keperluan mengikuti pencalonan bupati pada 2012 merupakan ijazah asli yang diterbitkan LPI Mudi Mesra Samalanga.
“Ijazah atas nama Ruslan itu asli, resmi dan sah,” tegasnya, Kamis (9/10/2015) siang.

Abu Mudi menambahkan, Ruslan memang terdaftar di Pesantren Mudi Mesra dengan nomor induk 5152 pada 25 Desember 1990. Dia menyelesaikan pendidikannya pada 22 Juni 1999. Didampingi Wadir Administrasi dan Keuangan, Sayed Mahyiddin, Abu Mudi menambahkan LPI MUDI Mesra tercatat sebagai lembaga pendidikan non-formal yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Terkait kejanggalan tanggal penerbitan ijazah yaitu pada 22 Juni 1999 namun sudah menggunakan kepala surat Kabupaten Bireuen. Padalah saat itu, Kabupaten Bireuen masih menjadi bagian Kabupaten Aceh Utara, Sayed mengakui telah mengeluarkan ijazah baru untuk Ruslan pada 2012, sehingga sudah menggunakan kepala surat Kabupaten Bireuen.

“Ruslan datang kepada kami pada awal 2012 meminta ijazah pengganti karena ijazah lamanya hilang. Kemi berikan karena itu hak santri siapapun dia yang penting terdaftar secara resmi dalam buku registrasi pesantren,” tambah Sayed.

Sayed berharap dengan klarifikasi ini, masyarakat Bireuen yang diresahkan dengan kabar ijazah palsu sang bupati tak lagi risau. Kendati saat ini pihak LPI juga harus berurusan dengan kepolisian yang meminta keterangan terkait persoalan ijazah tersebut.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X