Kompas.com - 08/10/2015, 11:38 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Bandung segera membangun apartemen rakyat di Paldam, Jalan Jakarta, Kota Bandung. Rencananya, apartemen yang didanai pihak swasta itu memiliki sekitar 1.000 hunian yang diperuntukkan bagi kalangan menengah ke bawah.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan, harga apartemen itu bervariasi. Untuk warga tidak mampu, harga apartemen itu dipatok para harga Rp 50 juta-Rp 80 juta dengan cicilan Rp 400.000 per bulan.

Sementara itu, bagi kalangan menengah, apartemen itu dijual pada harga Rp 250 juta-Rp 270 juta dengan cicilan Rp 1 juta per bulan.

Pria yang akrab disapa Emil itu menambahkan, meski harga berbeda, tidak ada perbedaan terkait fasilitas hunian. Perbedaan harga itu, kata Emil, didasarkan pada asas keadilan. "Di sinilah hukum berkeadilan dan subsidi," ucap Emil di Bandung, Kamis (8/10/2015).

Untuk mengantisipasi kecurangan, Pemkot Bandung bakal menerapkan sejumlah kriteria ketat. Dia meminta agar warga yang merasa mampu tidak memanipulasi data mereka menjadi warga miskin.

"Bulan Desember, proses seleksi kriteria yang tidak mampu seperti apa ini dimulai. Tidak mau kasus SKTM terulang, maka kami akan ketat verifikasi betu-betul. Jadi, kelompok tukang gorengan, tukang becak, bisa masuk kelompok yang Rp 55 juta," kata dia.

Namun, Emil melanjutkan, apartemen tersebut hanya mempunyai durasi tinggal selama 60 tahun dan tidak menjadi hak milik penghuni. "Soalnya, itu tanah negara. Tanah negara tidak bisa dilepas menjadi tanah pribadi, tetapi kan 60 tahun bisa buat dua generasi, daripada riweuh," kata Emil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X