Penyelundupan Lobster Bernilai Rp 500 Juta Digagalkan di Yogyakarta

Kompas.com - 01/10/2015, 18:30 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorErvan Hardoko

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Adisucipto Yogyakarta mengagalkan penyelundupan lobster (Panullirus spp) bernilai Rp 500 juta. Lobster yang hendak diselundupkan ke Singapura ini dikemas dalam dua buah kotak dan dikirim lewat sebuah agen.

Penyidik Kantor Stasiun Karantina, Haryanto, saat dihubungi Kompas.com mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait upaya penyelundupan ikan. Selama satu bulan setengah, pihak Karantina mengintensifkan pengawasan di Bandara Adisucipto Yogyakarta.

"Setiap hari memang kita lakukan pengawasan. Tapi, setelah ada informasi itu, satu bulan kita intensifkan lagi pengawasan," ujar Haryanto, Kamis (1/10/2015).

Haryanto menuturkan, pada Kamis pagi, petugas mencurigai dua buah kotak yang hendak dikirim ke Singapura. Kecurigaan petugas berawal dari bentuk kotak yang berbeda dengan kotak lainnya. Saat dipegang, kotak itu tidak terasa dingin. Padahal, jika isi kotak itu ikan segar, maka kotak itu akan terasa dingin saat dipegang.

"Tadi ada boks yang mencurigakan, sebelum masuk x-ray bandara langsung kita buka. Ternyata benar isinya lobster, beratnya sekitar 200 gram dan tidak sesuai dengan izinnya, yaitu fresh shrimp," kata Haryanto.

Upaya pengiriman lobster ini, lanjutnya, menggunakan sebuah agen jasa pengiriman barang. Seharusnya, dua kotak berisi lobster itu akan diterbangkan ke Singapura dengan menggunakan maskapai AirAsia pukul 07.00 WIB.

"Jika lolos, kerugian negara mencapai Rp 500 juta. Itu belum kerugian non-materiil," kata dia.

Menurut Haryanto, pihaknya telah menyelidiki dan meminta keterangan dari biro jasa pengiriman barang yang akan menerbangkan paket lobster ke Singapura. Dari keterangan staf biro pengiriman barang itu diperoleh informasi bahwa paket lobster itu adalah milik seseorang dari Semarang, Jawa Tengah.

"Kami sudah mengantongi pemiliknya atas nama Herman. Kita akan panggil untuk dimintai keterangan," kata Haryanto.

Jika terbukti berusaha menyelundupkan lobster ke luar negeri, pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 31 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1992 dengan sanksi kurungan tiga tahun penjara ditambah denda Rp 150 juta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.