IDI Bireuen Kecam Keluarga Pasien yang Pukul Dokter Puskesmas

Kompas.com - 19/08/2015, 16:05 WIB
Dr Suryani, melaporkan pemukulan yang dialaminya saat sedang bertugas kemarin di Puskesmas Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen,Aceh. DESI Kompas.com/Desi Safnita SaifanDr Suryani, melaporkan pemukulan yang dialaminya saat sedang bertugas kemarin di Puskesmas Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen,Aceh. DESI
|
EditorFarid Assifa
BIREUEN, KOMPAS.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bireuen dr Abri Hatinsyah Efendi SpB FISA mengecam tindak kekerasan keluarga pasien terhadap dr Suryani, dokter Puskesmas Puesangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireun, Aceh pada Rabu (19/8/2015.

Kepada Kompas.com, Rabu, dr Abri mengaku tidak bisa menerima perlakuan yang dilakukan pelaku, Suryadi, yang tidak hanya melakukan kekerasan, tetapi juga mengancam keselamatan petugas medis yang melayani pasien saat itu.

"Ini tak bisa dibiarkan, dokter tersebut sedang bertugas. Ditambah lagi keinginannya untuk meminta rujukan juga menyalahi prosedur," ungkap dr Abri.

Dengan alasan apapun, ia mengaku pelaku harus tetap diproses secara hukum, apalagi ia mengetahui bahwa Suryadi pernah melakukan hal sama, yakni pemukulan terhadap kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bireuen, belum lama ini.

"Kami tidak ingin kejadian ini terulang kembali, bukan tak mungkin pelaku akan mengulanginya mengingat ia sudah dua kali melakukan ini di tempat umum," tambah dr Abri.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, Rabu siang tadi, dr Suryani didampingi dr ABri serta beberapa dokter lainnya membuat pengaduan ke Mapolres Bireuen.

Diberitakan sebelumnya, Suryadi memukul dr Suryani, dokter Puskesmas Puskesmas Puesangan Siblah Krueng karena menolak memberikan surat rujukan untuk mertua pelaku. Suryadi memukul telinga kiri Suryani dengan menggunakan jagung yang kebetulan ada di meja korban. [Selengkapnya baca: Tak Beri Surat Rujukan, Dokter Puskesmas Dipukul Keluarga Pasien]

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
Suroto, 10 Tahun Tiduran, Mata Terpejam dan Makan Tiga Hari Sekali

Suroto, 10 Tahun Tiduran, Mata Terpejam dan Makan Tiga Hari Sekali

Regional
Kasus 109 Tenaga Medis Dipecat Bupati Ogan Ilir, Penyelidikan Ombudsman: Mengarah Malaadministrasi

Kasus 109 Tenaga Medis Dipecat Bupati Ogan Ilir, Penyelidikan Ombudsman: Mengarah Malaadministrasi

Regional
Wali Kota Tegal Kembali Izinkan Pesta Pernikahan dan Konser Musik Digelar

Wali Kota Tegal Kembali Izinkan Pesta Pernikahan dan Konser Musik Digelar

Regional
Sisir Desa di Madina, Polisi Tak Temukan Satu Pun Laki-laki, Diduga Semua Melarikan Diri

Sisir Desa di Madina, Polisi Tak Temukan Satu Pun Laki-laki, Diduga Semua Melarikan Diri

Regional
Iringan Rebana Sambut Kepulangan Pengusaha Warteg yang Sembuh dari Covid-19

Iringan Rebana Sambut Kepulangan Pengusaha Warteg yang Sembuh dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X