Hingga Juli, Ada 61 Hektar Lahan di Pekanbaru yang Terbakar

Kompas.com - 03/08/2015, 12:05 WIB
Asap pekat dari kebakaran lahan gambut di Plintung, Medan Kampai, Dumai, Riau, Selasa (18/3). Titik api di Plintung masih banyak dan kabut asap juga masih tebal. Pemadaman dilakukan melalui darat dan bom air dari helikopter. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA LUCKY PRANSISKAAsap pekat dari kebakaran lahan gambut di Plintung, Medan Kampai, Dumai, Riau, Selasa (18/3). Titik api di Plintung masih banyak dan kabut asap juga masih tebal. Pemadaman dilakukan melalui darat dan bom air dari helikopter. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
EditorCaroline Damanik

PEKANBARU, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPKPB) Kota Pekanbaru mencatat, hingga Juli 2015 telah terjadi kebakaran lahan sekitar 61 hektar di wilayah itu yang telah dipadamkan Tim Satuan Tugas Kebakaran Lahan dan Hutan Riau.

"Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) tak hanya terjadi di berbagai kabupaten yang memiliki area hutan luas, tetapi sampai saat ini di Pekanbaru tercatat luas kebakaran lahan telah capai 61 ha," ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBPK Kota Pekanbaru, Faisal Hendri di Pekanbaru, Senin (3/8/2015).

Bahkan, lanjut dia, data terakhir BPKPB Kota Pekanbaru menyebutkan, terdapat 94 titik kebakaran lahan yang tersebar di beberapa wilayah di daerah.

Dari 12 kecamatan, yang terbanyak terjadinya kebakaran lahan adalah Kecamatan Tampan yang merupakan kawasan padat penduduk dengan total 20 areal lahan atau kasus kebakaran. Disusul disusul Kecamatan Bukit Raya yang mencapai 17 kasus dan Kecamatan Payung Sekaki sebanyak 16 kasus.

Kemudian diikuti Kecamatan Marpoyan Damai dengan 15 kasus, Kecamatan Tenayan Raya 10 kasus dan Kecamatan Rumbai Pesisir sebanyak tujuh kasus kebakaran lahan.

"Untuk Kecamatan Limapuluh dan Kecamatan Sail hanya terjadi satu kasus baik pembakaran atau terbakarnya lahan," ungkapnya.

Pihaknya belum mengetahui, apakah kasus kebakaran hutan dan lahan tersebut disengaja oleh oknum tertentu atau disebabkan musim kering akibat kemarau yang panjang karena kebanyakan lahan terbakar itu terjadi di lahan gambut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam sehari bisa terjadi di tiga lokasi yang berbeda dan lahan yang terbakar kebanyakan lahan gambut. Walau sudah padam di atasnya, tapi di bawahnya belum tentu. Bulan Juni hanya terjadi tujuh kasus atau jauh lebih banyak di Juli lalu," kata Faisal.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau pekan lalu mencatat sebanyak 1.125 dari total 1.264 hektar kebakaran hutan dan lahan (karlahut) di Riau telah berhasil dipadamkan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Karlahut Riau.

"Hingga akhir pekan lalu atau Ahad (26/7/2015), baik satgas di darat maupun udara sudah memadamkan 1.125,25 ha dan salah satunya dengan menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC)," kata Kepala BPBD Provinsi Riau, Edwar Sanger.

Ia berujar tim satgas udara karlahut melakukan sebanyak 25 kali sortir atau memilih untuk pemadaman titik api dengan menggunakan TMC bersama tim lainnya termasuk dari dua perusahaan besar di Riau menggunakan helikopter dari udara sampai 26 juli 2015.

Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam mengurangi dampak buruk asap akibat dari pembakaran hutan lahan pada 12 kabupaten/kota di Riau karena musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga bulan Desember 2015.

Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat mengingatkan dampak dari El Nino di beberapa provinsi termasuk di Riau menyebabkan tanaman menjadi kering, sehingga rentan mengalami kebakaran hutan dan lahan.

"Selama tiga hari, kita telah lakukan penaburan garam sebanyak 55,28 ton. Jadi setiap terbang, kita bawa sekitar 2,4 ton garam," jelas Edwar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.