"Kami Sudah Lama 'Nunggu' Penumpang, Eh Malah Diambil Go-Jek, Kesal Kan"

Kompas.com - 26/06/2015, 07:00 WIB
Diver Gojek Bandung yang tengah menjemput angkutan di kawasan Jalan RE. Martadinata, Kota Bandung, Rabu, (24/6/2015). KOMPAS.com/Rio KuswandiDiver Gojek Bandung yang tengah menjemput angkutan di kawasan Jalan RE. Martadinata, Kota Bandung, Rabu, (24/6/2015).
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com — Karto (50), salah satu tukang ojek dari pangkalan yang biasa mangkal di seputaran Stasiun Bandung, Jalan Stasiun Barat, Kota Bandung, mengaku kesal dengan Go-Jek yang sudah hadir di Kota Bandung.

Karto kesal karena penumpang yang turun dari Stasiun Bandung biasanya meminta diantar atau dijemput oleh ojek dari pangkalan di sekitar stasiun. Namun, penumpang berpindah setelah hadirnya Go-Jek.

"Bayangkan saja, kita sudah nungguin lama, apalagi sedang sepi, tiba-tiba ada penumpang datang (keluar dari stasiun), eh tak tahunya pas ditawarin enggak mau," keluh Karto saat ditemui di pangkalan ojek Stasiun Bandung, Jalan Stasiun Barat, Bandung, Jawa Barat, Kamis, (25/6/2015).

Biasanya, kata dia, ojek dan taksi selalu laris manis ketika para penumpang itu turun dari kereta. Namun, para penumpang yang baru turun dari kereta itu rata-rata kini berdiri dan sibuk dengan gadget-nya.

"Kok malah main HP, saya heran awalnya," katanya.

Awalnya, dia berpikir, para penumpang itu sedang menunggu jemputan keluarganya. Namun, akhirnya Go-Jek yang datang.

"Ya, itu kan ada kecemburuan dengan ojek-ojek yang mangkal di sini. Kita sudah lama nunggu, tetapi yang ngambil orang lain (Go-Jek), jadinya kesel," keluhnya.

Karto menyebutkan, banyak ojek yang mangkal di kawasan Stasiun Barat, Stasiun Bandung. Ojek-ojek tersebut mempunyai kartu resmi.

"Ya, ojek-ojek di sini pada punya kartu," kata dia.

Selain itu, sistem penarikannya pun bergantian. Mereka mengantre berbaris menunggu giliran untuk menarik penumpang.

"Jadi, kita ini sistemnya ngantre. Kalau sudah narik, ya sudah dulu, jangan narik penumpang dulu, kasih kesempatan kepada yang belum kebagian narik," kata dia.

Disinggung soal adanya ancaman, pengusiran, bahkan sampai adu jotos, Karto mengaku dia dan tukang ojek setempat lainnya tidak pernah melakukan hal itu.

"Ya, enggaklah, enggak sampai kayak gitu. Kita masih punya pikiran dan hati," ujarnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X