Tak Ada "Open House", Hanya Pemilik Undangan yang Boleh Datang ke Resepsi Gibran

Kompas.com - 26/05/2015, 13:03 WIB
Iriana, Gibran dan Selvie saat jumpa pers di kediaman Jokowi di Solo, Selasa (14/4/2015). KOMPAS.COM/ M WismabrataIriana, Gibran dan Selvie saat jumpa pers di kediaman Jokowi di Solo, Selasa (14/4/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SOLO, KOMPAS.com — Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menegaskan, tidak akan ada pesta rakyat ataupun open house dalam rangkaian acara pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Selvi Ananda,pada pertengahan Juni mendatang.

Hanya mereka yang memegang undangan yang diperkenankan masuk ke lokasi acara. "Ini kan yang punya hajat Presiden, jadi ya ikut protokoler," kata Rudy, sapaan Rudyatmo, Selasa (26/5/2015).

Rudy menjelaskan, para tamu undangan tidak datang bersamaan. Kedatangannya akan dibagi. "Ada 4.000 (undangan) itu nanti dibagi. (Tamu) undangan relawan dan warga Solo datang pada malam midodareni dan resepsi, lalu tamu yang sudah datang tidak bisa datang lagi ke resepsi," kata dia.

Prosesi pernikahan Gibran dan Selvi akan dimulai pada tanggal 9 Juni, dimulai dengan agenda lamaran. Acara midodareni akan digelar pada tanggal 10 Juni malam di kediaman Presiden Jokowi di Sumber. Sementara itu, resepsi akan digelar pada tanggal 11 Juni di Gedung Graha Sabha Buana.

"Resepsi pertama digelar pukul 10.00 hingga pukul 11.00 dengan tamu undangan sebanyak 1.500 orang, dilanjutkan pukul 11.00 sampai pukul 12.00 dengan 1.500 tamu undangan, kemudian gelombang ketiga pukul 12.00 sampai pukul 13.00 dengan 1.000 tamu undangan. Resepsi malam hari hanya bagi tamu penting, seperti para pejabat tinggi, tamu negara, dan politisi. Resepsi malam hari ada dua sesi, yaitu pukul 18.30-19.30 dan pukul 19.30-20.30," papar Rudy.

Namun, Rudy belum bisa menjelaskan siapa saja tamu negara dan politisi yang akan datang pada resepsi malam hari. "Untuk resepsi malam hari, (penentuan) tamunya merupakan kewenangan kesekretariatan negara," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X