Pulang Kampung, Tiga TKI Bawa Sabu di Popok Bayi

Kompas.com - 22/05/2015, 12:38 WIB
Rian saat digeledah personel Polsek KPN Kota Parepare, Sulawesi Selatan. KOMPAS.com/Suddin SyamsuddinRian saat digeledah personel Polsek KPN Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
|
EditorCaroline Damanik

PINRANG KOMPAS.com
– Tiga tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Bulumba, Sulawesi Selatan, tertangkap membawa sabu dalam popok anaknya di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Ketiganya langsung digelandang oleh aparat kepolisian.

“Karena mencurigakan, kita periksa tiga TKI yang baru turun dari Kapal KM Thaylia dari Malaysia. Setelah digeledah, anggota kami menemukan 13 paket sabu seberat 5 gram yang diselipkan dalam popok bayi,“ ujar AKP Ario Damar, Kapolsek KPN Kota Parepare, Jumat (22/5/2015).

Tiga TKI yang tertangkap membawa sabu di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, yaitu Rian dan istrinya, Janna, serta teman sekampungnya yang bernama Suardi. Tersangka Rian mengaku tidak tahu bahwa popok anaknya berisi sabu.

“Kami rombongan buruh kelapa sawit di Talabakan, Sabah, Malaysia, asal Bulumba. Saya juga heran kenapa ada sabu sebanyak 13 paket dalam popok bayi saya,“ tutur Rian.

Selain sabu, dari hasil penggeledahan, polisi menemukan uang sebesar Rp 5,5 juta, 100 ringgit Malaysia, tiga telepon seluler, satu bilah badik, dan empat bilah taji sabung ayam.

Dalam kasus ini, polisi masih melakukan pengembangan dan mencari rombongan lainnya yang belum ditemukan di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X