Merintih Kesakitan di Tengah Sidang, Gubernur Nonaktif Riau Dilarikan ke RS

Kompas.com - 20/05/2015, 16:32 WIB
Dua penasehat hukum saat menenangkan Gubernur Riau Annas Maamun yang saat itu meringis kesakitan dan ngumpet dibawah meja para penasehat hukum disela - sela persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE. Martadinata, Bandung, Jawa Barat, Rabu, (20/5/2015) siang. KOMPAS.com/Rio KuswandiDua penasehat hukum saat menenangkan Gubernur Riau Annas Maamun yang saat itu meringis kesakitan dan ngumpet dibawah meja para penasehat hukum disela - sela persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE. Martadinata, Bandung, Jawa Barat, Rabu, (20/5/2015) siang.
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com
- Gubernur nonaktif Riau, Annas Maamun, akhirnya dilarikan ke RS. Santosa, Jalan Kebon Jati, untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius, Rabu (20/5/2015).

"Karena di PMI tidak bisa, akhirnya terdakwa dibawa ke RS Santosa," kata Ketua Tim Jaksa KPK, Irene Putri di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan RE Martadinata, Bandung, Jawa Barat.

Saat ini, lanjut Irene, dokter sedang melakukan pemeriksaan kesehatan dan sekaligus memberikan pengobatan terhadap terdakwa Annas.

"Sekarang sedang diobati oleh dokter di rumah sakit, tapi, saya engga tahu apakah akan dirawat atau tidak, saya masih nunggu," katanya.

Irene mengatakan, dilanjutkan atau tidaknya sidang dengan agenda tuntutan hukuman kepada Annas tergantung keputusan dokter serta ketersediaan terdakwa.

"Saya masih nunggu keputusan dokter. Kalau dokter menyatakan sehat dan terdakwa bisa melanjutkan sidang, ya, sidang dilanjutkan, tapi, kalau terdakwa dirawat, terpaksa sidang ditunda," kata Irene.

Sebelumnya, terdakwa kasus suap alih fungsi kawasan hutan itu merintih kesakitan pada saat duduk di kursi pesakitan mendengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan tuntutan pada persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan RE Martadinata, Bandung, Jawa Barat.

Annas mengeluh kesakitan dan hampir pingsan. Di kursi pesakitan, terdakwa terlihat membungkuk sambil menutupi mulut dengan kedua tangan. Annas pun meringis kesakitan. Hingga kemudian, Majelis Hakim Barita Lumban Gaol menskors jalannya sidang dan memberikan waktu dan kesempatan bagi terdakwa untuk beristirahat dan melakukan pengobatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X