Kompas.com - 03/05/2015, 13:01 WIB
Manny Pacquiao mengangkat tangannya ke arah para penonton sebelum memulai tarung dengan Floyd Mayweather Jr di MGM Grand Garden Arena in Las Vegas, Nevada, Sabtu (2/5/2015) malam atau Minggu pagi WIB. AFP PHOTO / JOHN GURZINKSIManny Pacquiao mengangkat tangannya ke arah para penonton sebelum memulai tarung dengan Floyd Mayweather Jr di MGM Grand Garden Arena in Las Vegas, Nevada, Sabtu (2/5/2015) malam atau Minggu pagi WIB.
|
EditorCaroline Damanik

KUPANG, KOMPAS.com
 — Sejumlah penggemar tinju yang bermukim di Kelurahan Oeba dan Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kecewa dan geram karena tak bisa menyaksikan siaran langsung tinju dunia antara Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather di televisi. Pasalnya, PLN melakukan pemadaman listrik. 

Blasius, Yohanis, dan Rio, warga Oeba, mengatakan, pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 10.15 Wita, saat pertandingan tinju partai tambahan berlangsung tiga ronde. 

"Pelayanan PLN Kupang ini benar-benar sangat mengecewakan kami. Padahal, tinju antara Pacquiao dan Mayweather ini sangat seru, dan kami sudah tunggu-tunggu sejak lama. Baru saja kami hendak menonton, tiba-tiba listrik padam, tanpa pemberitahuan kepada kami sebagai pelanggan," keluh Blasius, Minggu (3/5/2015). 

Blasius dan warga lainnya terpaksa harus mendatangi keluarga mereka di kelurahan lainnya, yang tidak mengalami pemadaman listrik, demi menyaksikan tinju terbesar abad ini. 

Pelayanan PLN, lanjut Blasius, tidak menyenangkan konsumen sehingga dia berharap agar pimpinan PLN segera meminta maaf secara terbuka melalui media massa kepada para pelanggan yang sudah telanjur dibuat kecewa berulang kali. 

"Dari kemarin-kemarin listrik tidak padam. Kenapa pada saat kita mau nonton acara tinju, kok tiba-tiba padam. Lucunya lagi, listrik hidup pada saat tinju sudah selesai atau sekitar pukul 13.00 Wita," kata Blasius. 

Terkait hal itu, Manajer Area PT PLN Persero Kupang Maria Goreti Indrawati Gunawan mengatakan, pemadaman listrik dilakukan karena pembangkit listrik tenaga uap masih dalam pemeliharaan. Oleh karena itu, ada kekurangan pasokan daya sehingga mengalami defisit. 

"Kami akan berusaha untuk secepatnya melakukan penormalan kembali," kata Maria Goreti.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.