Kompas.com - 23/04/2015, 10:47 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com — Sebanyak 34 kepala desa keracunan ikan tongkol seusai makan sajian yang disediakan oleh panitia diklat di Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Jalan Kawi, Malang, Rabu (22/4/2015) malam.

Para kades itu awalnya mengeluh mual dan pening setelah makan malam. Menurut cerita Kamsun (57), Kepala Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, sebelumnya panitia menyajikan makan malam dengan menu nasi, ikan pindang, terong, kemangi, tempe goreng, dan sambal.

Makanan tersebut disajikan oleh empat orang penyaji, yakni Mohammad Gufron (21), Oka Prasetya (20), keduanya warga Jalan Binor, Kelurajan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang, dan Khoiri Ariyanto (21), warga Jalan Janti Utara, serta Arif.

Awalnya, para kepala desa menyantap makanan yang disajikan dengan lahap. "Saat ikan disajikan, kondisi warna ikan sudah gosong dan sangat keras. Setelah makan, banyak peserta mendadak merasa pening dan mual-mual. Bahkan, ada yang sekujur badannya bentol-bentol dan merah," kata dia.

Melihat kejadian ini, Kamsun dan beberapa kades lainnya lari ke klinik yang tidak jauh dari ruang makan untuk memberitahukan jika beberapa temannya mengalami pening dan mual serta bentol-bentol. "Ternyata, sudah ada beberapa kepala desa lainnya yang mengalami hal yang sama," kata dia.

Saat itu juga, pihak panitia mendapat laporan jika banyak kepala desa yang ambruk diduga keracunan. "Panitia langsung membawa para kades ke rumah sakit," ujar dia.

Sementara itu, Koordinator Badan Diklat Provinsi Jatim di Malang, Ramlyanto, mengatakan, kejadian tersebut sudah ditangani. "Total ada 34 kades yang dirawat di rumah sakit, 17 orang dibawa ke RSSA Malang, dan 17 lainnya dibawa ke RS Hermina," kata Ramlyanto, Kamis (23/4/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut. "Peserta yang dirawat kondisinya tidak ada yang parah. Semuanya sudah ditangani dengan baik," kata dia.

Kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Kendati banyak peserta yang keracunan, diklat yang total diikuti 240 orang itu tetap dilanjutkan. Bahkan, besok peserta akan melakukan visinasi ke Tulungagung.

"Visinasi itu program, yaitu peserta diklat dibawa ke salah satu desa yang memiliki potensi. Tujuannya ialah untuk memberikan motivasi kepada kepala desa lain untuk dapat mengembangkan potensi yang ada," kata dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.