Kompas.com - 15/04/2015, 14:09 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Soal Ujian Nasional diduga bocor melalui layanan berbagi Google-drive. Seorang siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta Muhammad Tsaqif Wismadi lantas berinisiatif mengirim surat melalui e-mail ke Universitas Gadjah Mada (UGM).

Surat itu dikirim karena dia mengaku merasa kasihan dengan siswa-siswa yang memiliki integritas. Dalam surat itu dia memberikan informasi tentang telah bocornya soal UN yang baru lalu. Pada surat itu pun, Wismadi menyertakan tautan Google-drive yang berisi soal UN yang dimaksudkannya.

Di dalam link tersebut ada semua soal mata pelajaran UN, lengkap dalam lima paket. "Pertamanya kami tidak percaya, namun setelah menjalani unas pada hari pertama ini, kami menyadari bahwa soal-soal di link tersebut benar-benar soal Ujian Nasional dengan kemiripan 100 persen dengan yang kami kerjakan," kata dia dalam surat itu.

"Sehubungan dengan hal itu, kami siswa SMA 3 yang tidak sengaja mendapatkan soal tersebut dengan cuma-cuma berasumsi bahwa pasti soal tersebut sudah beredar luas di Jogja dan sekitarnya dengan sangat gampang dan tanpa dikenakan biaya," ujar dia lagi.

"Kami memohon kepada Universitas Gadjah Mada untuk tidak mempertimbangkan nilai UNAS sama sekali dalam seleksi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dengan maksud memperoleh keadilan untuk teman-teman kami yang memiliki integritas diri yang tinggi dan memilih tetap mengerjakan dengan jujur," kata Wismadi.

Saat ditemui, Wismadi mengaku memang sengaja mengirim surat via e-mail ke UGM. "Kan link itu sudah tersebar ke mana-mana dan tidak kredibel lagi, kasihan teman-teman yang menjunjung tinggi integritas kejujuran," ujar Wismadi saat ditemui di SMA 3 Yogyakarta, Rabu (15/4/2015).

Wismadi menuturkan, awalnya link bocoran soal itu dibagikan di grup angkatan sekolahnya. Seorang teman mengatakan, link itu hanya soal latihan UN. "Teman yang membuka, lalu saya suruh capture depannya. Ternyata soal pertama kimia itu sama persis," ucap dia.

Setelah tersebar, beberapa siswa SMA 3 pun segera melaporkan ke pihak sekolah. "Saya enggak membuka. Saya yakin dengan diri sendiri dan menjunjung tinggi integritas. Reaksi teman-teman ya berbagai macam, ada yang kecewa juga," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.