Kompas.com - 24/02/2015, 12:51 WIB
Anggi boru Nasution, korban selamat dalam pembantaian 23 November 2014 lalu mengikuti reka ulang di rumah nenek mereka di Jalan Sudirman, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Selasa (24/2/2015). KOMPAS.com/Tigor MuntheAnggi boru Nasution, korban selamat dalam pembantaian 23 November 2014 lalu mengikuti reka ulang di rumah nenek mereka di Jalan Sudirman, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Selasa (24/2/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Anggi boru Nasution (25) menjerit seraya mengucapkan kata tak senonoh meminta agar Budi Alamsyah (35), pelaku penyerangan terhadap dia dan dua saudaranya Reza Sitorus dan Melly Sitorus, dihukum mati.

Hal itu dia sampaikan saat proses reka ulang penyerangan yang digelar Polres Pematangsiantar di lokasi kejadian Jalan Sudirman, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Selasa (24/2/2015).

“Tak ada maaf sama dia. Dia harus dihukum mati,” kata Anggi dengan nada emosi saat mengintip adegan di dalam rumah melalui jendela.

Anggi dan Melly adalah korban selamat, sedangkan Reza tewas di tempat saat kejadian. Budi Alamsyah adalah duda satu anak yang tega membantai tiga saudara sepupunya itu di Jalan Sudirman, Pematangsiantar pada 23 November 2014 silam. (Baca: Pembantai Satu Keluarga di Siantar Tak Ada yang Menjenguk)

Budi memerankan adegan secara langsung, sedangkan para korban diperankan petugas. Dengan wajah geram dan masih menyimpan dendam, Anggi tak melepas pandangan sedetikpun saat menyaksikan tersangka melakukan 13 adegan.

Beruntung, sejumlah petugas polisi wanita menjaga gadis yang kini sudah bermukim di Tarutung, Tapanuli Utara tersebut.

Dalam reka ulang yang berlangsung selama dua jam sejak pukul 10.00 Wib itu, sejumlah keluarga korban dan tersangka hadir. Puluhan petugas mengamankan reka ulang yang juga disaksikan aparat dari Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Satuan Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Jarosman Sinaga mengatakan, ada 13 adegan yang diperankan tersangka saat melakukan pembantaian. Dia menyebut ada kesesuaian antara keterangan tersangka dengan peran yang dilakukan dalam reka ulang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.