Akhir November, Bandung Terapkan Denda Buang Sampah Sembarangan

Kompas.com - 14/10/2014, 13:25 WIB
Seorang pelajar menutup hidung saat melintasi gerobak-gerobak sampah yang sudah tiga hari tertahan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Terpadu Tegallega, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/12/2010). KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOSeorang pelajar menutup hidung saat melintasi gerobak-gerobak sampah yang sudah tiga hari tertahan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Terpadu Tegallega, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/12/2010).
|
EditorKistyarini
BANDUNG, KOMPAS.com — Permasalahan sampah di Kota Bandung memang terbilang pelik. Seorang bloger asal Bulgaria yang lama menetap di Bandung mencurahkan pendapatnya tentang ibu kota Jawa Barat itu dalam sebuah tulisan berjudul "Bandung, the City of Pigs".

Dalam upaya untuk mengurangi jumlah warga yang membuang sampah sembarangan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berencana menerapkan denda. Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, denda tersebut sedang dalam kajian.

"Lagi dikaji sama BPLHD (Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah), siapa yang nanti mendenda, berapa dendanya," kata Emil di Aula Barat ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Selasa (14/10/2014).

Emil menambahkan, kajian tersebut diharapkan selesai bulan depan dan bisa diaplikasikan pada akhir bulan November 2014. "Saya targetkan paling telat launching akhir November," akunya.

Emil mengatakan, besaran denda sudah diatur dalam peraturan daerah (perda). "Kisaran Rp 5 juta. Ada di perdanya," dia menjelaskan.

Pria lulusan University Of California, Berkeley, Amerika Serikat, ini menilai, permasalahan sampah di Kota Bandung harus diatasi dengan tindakan lebih tegas karena teguran-teguran atau aksi kolaborasi masyarakat ternyata kurang efektif.

"Saya mengamati, Bandung kelihatannya butuh banyak shock therapy dengan denda-denda," tandas Emil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Regional
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Regional
Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Regional
Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Regional
3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

Regional
Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

Regional
Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Regional
KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

Regional
Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Regional
Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X