Kompas.com - 22/08/2014, 07:51 WIB
56 TKI ilegal saat diamankan di Mapolres Kupang Kota, Sabtu (15/3/2014) Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere56 TKI ilegal saat diamankan di Mapolres Kupang Kota, Sabtu (15/3/2014)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Lembaga Anti Kekerasan Masyarakat Sipil (Lakmas) Cendana Wangi, Provinsi Nusa Tenggara Timur, memuji sikap Brigadir Polisi (Brigpol) Rudy Soik, penyidik pada Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda NTT yang mengadukan atasannya Direktur Krimsus Polda NTT, Kombes Pol Mochammad Slamet ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada pekan ini.

Direktur Lakmas Cendana Wangi NTT, Viktor Manbait kepada Kompas.com, di Kefamenanu Kamis (21/8/2014) malam mengatakan laporan, Rudy ke Komnas HAM terkait perintah atasannya untuk hentikan penyidikan kasus 52 calonTenaga Kerja Indonesia ilegal di Kota Kupang pada bulan Januari 2014 lalu semakin membuat jelas keberadaan mafia hukum di Polda NTT.

“Ini bukti bahwa perintah atasan adalah undang-undang. Padahal KUHAP mengatur layak tidaknya satu peristiwa hukum dapat diselidiki adalah tanggung jawab dari penyidik dan tidak dapat diintervensi oleh siapapun. Makin jelas fakta mafia hukum di kepolisian atas dasar kasus menarik dan ada kepentingan di dalamnya,”jelas Viktor, Kamis malam (21/8/2014).

Menurut Viktor, mafia di kepolisian sudah begitu akut sampai ke tingkat elit perwira kepolisian. Dia  mengapresiasi tindakan Brigpol Rudy sebagai sebuah terobosan progresif dari seorang aparat penegak hukum dalam menegakan hak asasi manusia, khususnya bagi korban (TKI) untuk mendapatkan keadilan hukum.

Dengan tindakan nekat Brigpol Rudy seperti itu kata Viktor, bisa saja Brigpol Rudy merasa terancam dengan sikapnya yang kukuh yang tidak mau mengikuti perintah atasannya yang salah. Karena memang Rudy bertindak sesuai dengan KUHAP.

“Namun Brigpol Rudy tentu menyadari dengan kekukuhannya tersebut dia terancam atas pekerjaannya sebagai anggota polisi, sehingga keberadaannya di Komnas HAM adalah dalam rangka untuk mendapatkan jaminan atas hak asasi setiap warga negara atas pekerjaannya,”kata Viktor.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.